Manuju.daulatrakyat.id- Dirungan berAC yang dingin dan sejuk Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulbar Gunawan Purbowo mengajak para awak media bincang santai dalam mengurai berbagai strategi yang diterapkan BI Perwakilan Sulbar selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1444 H.
Forum santai itu diselingi diskusi yang menarik mulai soal keutamaan dalam menggunakan transaksi digital bernama QRIS, hingga menekan laju inflasi di Provinsi ke 33 di Indonesia ini.
Menurut Gunawan Purbowo, untuk memenuhi Kebutuhan uang di masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2023.
BI Perwakilan Sulawesi Barat melaksanakan
program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri) 2023, sejak 27 Maret 2023.
Kegiatan tersebut, sebut Gunawan Purbowo terdiri atas layanan kas keliling dalam kota dan luar kota, serta layanan penukaran uang untuk instansi, layanan penukaran uang terpadu
dengan Perbankan Mamuju, dan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah di Pondok Pesantren. Pada 17 dan 18 April 2023 (hari terakhir sebelum cuti bersama Idul Fitri).
KPw BI Sulawesi Barat akan menyiapkan layanan kas sebesar Rp242 miliar.
Gunawan Purwoto menyebut, selama periode Idul Fitri 2023, BI Sulawesi Barat telah melayani penarikan dan penukaran uang sebesar Rp375 miliar.
Sampai dengan 14 April 2023, ujar Gunawan BI Sulawesi Barat telah mengeluarkan Rp375 miliar untuk layanan SERAMBI 2023, atau 62% dari target yang ditetapkan (Rp602 miliar).
“Total 375 miliar
Minat Masyarakat Sulbar Terhadap Penukaran
Uang,” ujar Gunawan.
Dalam program SERAMBI 2023, menurutnya penukaran uang yang dilakukan oleh masyarakat Sulawesi Barat didominasi oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan hari raya seperti membeli bahan makanan dan kebutuhan lainnya.
” Penukaran uang juga dilakukan oleh instansi dan perusahaan yang membutuhkan uang tunai untuk kebutuhan operasional,”pungkasnya.(Lim/dr)















