Search
Close this search box.

Percepat Akses Ekonomi, Bupati Luwu Utara Usulkan Perpanjangan Dermaga Pelabuhan Munte 1,4 Km

Luwu Utara, daulatrakyat.id – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, terus melakukan upaya strategis guna meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Terbaru, Bupati Andi Rahim mengusulkan perpanjangan dermaga Pelabuhan Munte sepanjang 1,4 km untuk pengembangan infrastruktur laut di Luwu Utara.

Usulan ini disampaikan Bupati langsung di hadapan Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Ir. H. Samsuddin, M.T., M.Mar.E., pada Selasa (12/5/2026), di Pelabuhan Munte, Kecamatan Tanalili.

Ditjen Perhubungan Laut, Samsuddin, melakukan kunjungan ke Pelabuhan Munte dalam rangka pelaksanaan kegiatan penyerahan e-PAS kecil bagi para nelayan yang ada di Luwu Utara dan Luwu Timur.

Selain penyerahan e-PAS, keduanya juga mengunjungi Pelabuhan Munte Kecamatan Tanalili yang merupakan pelabuhan terbesar yang ada di Kabupaten Luwu Utara.

Pada kesempatan itu, Andi Rahim meminta pemerintah pusat melalui Ditjen Perhubungan Laut agar memberikan perhatian serius terhadap pengembangan kawasan Pelabuhan Munte.

“Kami mengusulkan kepada Bapak Direktur agar Kemenhub memberikan atensi besar dengan menambah panjang dermaga Pelabuhan Munte sepanjang 1,4 km,” usul Andi Rahim.

Perpanjangan dermaga ini tentunya memiliki alasan yang kuat, mengingat banyaknya kapal yang harus mengantre di dermaga untuk melakukan bongkar muat di Pelabuhan Munte.

“Kami melihat bahwa banyak kapal yang kemudian antre menunggu dengan waktu tunggu sampai tiga hari, karena banyak kapal yang melakukan bongkar muat di lokasi itu,” terangnya.

Sehingga, kata dia, dengan perpanjangan dermaga sepanjang 1,4 km, maka persoalan antrean panjang kapal di dermaga dapat segera diatasi. Sehingga lebih banyak kapal yang dapat dilayani sekaligus, dengan waktu tunggu kapal di area labuh pastinya akan berkurang drastis.

“Adanya perpanjangan dermaga ini dapat menampung kapal-kapal bermuatan besar yang sangat dibutuhkan untuk mengangkut logistik menuju Luwu Raya dan dari Luwu Raya menuju pelabuhan-pelabuhan yang ada di Makassar maupun di pulau-pulau Jawa,” jelasnya.

Bupati berharap atensi besar dari Kemenhub agar usulan penambahan panjang dermaga 1,4 km segera direalisasikan. Mengingat penambahan panjang dermaga ini sangat krusial agar Pelabuhan Munte mampu menampung kapal-kapal dengan muatan yang dalam dan besar.

“Saya kira ini sudah sangat mendesak tentunya untuk menopang kemajuan ekonomi yang terus berkembang di Luwu Raya, khususnya Luwu Utara yang juga telah banyak menghasilkan produk yang sangat dibutuhkan di pasar-pasar dalam negeri maupun luar negeri,” imbuhnya.

“Semoga dengan kehadiran Pak Direktur di Luwu Utara menjadi angin segar bagi berkembangnya Pelabuhan Munte yang memang kita persiapkan untuk mendukung pembangunan kawasan industri di Munte yang sudah kita persiapkan untuk menampung perusahaan-perusahaan yang ingin berinvestasi di Luwu Utara,” harapnya.

“Sekali lagi, saya berharap bahwa ke depan Pelabuhan Munte ini bisa segera mendapatkan perhatian yang lebih serius dari pemerintah pusat, dalam hal ini dari Kementerian Perhubungan,” tandas orang nomor satu di Bumi La Maranginang, julukan Luwu Utara.

Apa yang diusulkan Bupati ini rupanya tidak bertepuk sebelah tangan. Direktur Perkapalan dan Kepelautan (Dirkapel), Samsuddin, menyambut positif harapan Bupati. Pihaknya akan melakukan telaah teknis lebih lanjut untuk mendukung peningkatan fasilitas di Pelabuhan Munte. (lhr/jal)

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/