• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Pemkab Luwu Utara Matangkan Arah Penataan Ruang Bone Bone dan Salassa

Jalil Lutra by Jalil Lutra
12.10.2026
in Berita
Oplus_131072

 

Luwu Utara, daulatrakyat.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus mematangkan arah penataan ruang melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Wilayah Perencanaan (WP) Bone Bone serta WP Salassa dan sekitarnya. Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik (KP) I KLHS, di Aula Hotel Bukit Indah, Senin (12/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mengatakan penyusunan RDTR dan KLHS merupakan tahapan penting untuk memastikan arah pembangunan wilayah berjalan lebih terencana, terpadu, dan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. RDTR diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mengarahkan pemanfaatan ruang sesuai potensi dan karakteristik wilayah sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan berbagai pihak.

“Penataan ruang harus berangkat dari kondisi nyata wilayah dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap masukan yang diberikan sangat penting agar perencanaan yang disusun benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi daerah,” ujar Andi Rahim.

Menurutnya, penyusunan dokumen tata ruang tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan perencanaan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. FGD dan konsultasi publik menjadi ruang untuk menghimpun data, informasi, serta masukan dari berbagai pihak yang memahami kondisi dan kebutuhan wilayah secara langsung.

Andi Rahim menekankan pentingnya penyelarasan RDTR dengan KLHS agar arah pemanfaatan ruang mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan diharapkan dapat berkembang tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

“Melalui kerja sama dan partisipasi aktif semua pihak, kita berharap RDTR ini dapat menghasilkan perencanaan yang terarah, inklusif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Adapun WP Bone Bone mencakup Desa Patoloan, Bone Bone, Muktisari, dan Sidomukti di Kecamatan Bone Bone. Sementara WP Salassa dan sekitarnya mencakup Desa Sassa, Salama, Sabbang, Marobo, dan Salassa yang berada di wilayah Kecamatan Sabbang dan Baebunta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para pimpinan pejabat tinggi pratama serta Camat Sabbang, Baebunta, dan Bone Bone.(ikp/jal)

Previous Post

Polda Sulsel Ungkap Kasus Penipuan Online Bermodus Phishing

Next Post

Pemerintah Dorong Hilirisasi Logam Tanah Jarang, Unhas Ditunjuk Jadi Hub Strategis di Kawasan Timur Indonesia

Next Post

Pemerintah Dorong Hilirisasi Logam Tanah Jarang, Unhas Ditunjuk Jadi Hub Strategis di Kawasan Timur Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In