• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Legislator DPRD Makassar Minta Pemkot Segera Bangun PSEL

Nina Annisa by Nina Annisa
15.08.2025
in DPRD Makassar, Life Style, News

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Kota Makassar kembali menuai sorotan. Dua anggota DPRD Makassar memberikan pandangan berbeda terkait lokasi proyek tersebut yang sempat direncanakan di Kecamatan Manggala.

Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Amanat Persatuan Indonesia (API), Nasir Rurung, menegaskan bahwa pemindahan lokasi PSEL dari Manggala dapat menimbulkan persoalan serius. Menurutnya, seluruh dokumen, aturan, hingga kajian kelayakan sudah disiapkan Pemerintah Kota Makassar untuk lokasi tersebut.

“APBD sudah dialokasikan, peraturan RT/RW dan kajian kelayakan sudah dibuat. Kalau tiba-tiba dipindahkan, itu seperti mengabaikan semua proses yang sudah jelas,” kata Nasir Rurung saat di konfirmasi Jumat 2025.

Ia juga menyoroti bahwa kebijakan memindahkan lokasi PSEL tanpa alasan kuat bisa memicu kesan buruk terhadap perencanaan pemerintah.

“Kita sudah punya dasar hukum dan perencanaan matang. Kalau dipindah, sama saja merusak tatanan yang sudah ada,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Gerindra, Kasrudi, menyoroti dari aspek lain. Menurutnya, lahan yang direncanakan sebagai lokasi PSEL di Manggala termasuk area pertanian yang harus dijaga.

Ia khawatir jika pembangunan fasilitas tersebut mengorbankan lahan produktif di kota.

“Kita di Makassar ini lahan pertaniannya sudah terbatas. Jangan hanya bangunan yang bertambah, tapi lahan pertanian malah hilang,” ujar Kasrudi.

Kasrudi menilai pembangunan PSEL sangat penting, namun lokasi harus mempertimbangkan keberlanjutan pertanian kota. “Saya setuju PSEL segera dibangun, tapi jangan sampai lahan pertanian di Manggala digusur. Itu hak hidup petani dan harus dipertahankan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pemilihan lokasi harus melalui kajian matang agar tidak menimbulkan masalah baru. “Silakan dibangun di lokasi yang tepat, asalkan lahan pertanian kita tetap terlindungi,” katanya.

Polemik lokasi PSEL di Makassar ini menunjukkan adanya tarik-menarik kepentingan antara kebutuhan fasilitas pengelolaan sampah dan pelestarian lahan pertanian.

Pemerintah Kota Makassar diharapkan segera memberikan kejelasan agar proyek ini dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Hingga kini, Pemkot Makassar belum mengumumkan secara resmi apakah lokasi PSEL akan tetap di Manggala atau dipindahkan ke tempat lain.

Keputusan final akan menentukan arah pembangunan pengelolaan sampah modern di kota ini.(**)

Previous Post

Komisi D Dorong Pelestarian Cagar Budaya Kota Makassar

Next Post

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke 80 Pemdes Bungapati Kolaborasi dengan Karang Taruna Bakti Jaya dan KKN UIN PALOPO Gelar Berbagai Kegiatan

Next Post

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke 80 Pemdes Bungapati Kolaborasi dengan Karang Taruna Bakti Jaya dan KKN UIN PALOPO Gelar Berbagai Kegiatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In