• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Wagub Sulbar Sayangkan Kasus Polisi Salah Tangkap

Mursalim by Mursalim
06.07.2025
in Berita

Mamuju,daulatrakyat.id – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga turut prihatin atas kejadian yang menimpa kepala puskesmas Kecamatan Alu, yang kini dirawat dirumah sakit umum Hajja Andi Depu.

Diketahui, Kepala Puskesmas Alu Jamaluddin diduga korban salah tangkap yang dilakukan aparat kepolisian saat mengamankan jalannya eksekusi lahan di dusun Palludai Desa Katumbangan Lemo pada hari Kamis 3 Juli 2025 kemarin.

Kejadian itu mengakibatkan Jamaluddin yang juga merupakan ketua PPNI Polman mengalami luka dibagian wajah dan kepala, hingga menjalani operasi yang diduga mendapat tindakan kekerasan.

Sebagai bentuk perhatian atas kejadian ini, Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga turut prihatin dan mengucapakan empati kepada keluarga korban, serta memberikan bantuan untuk meringankan beban korban yang saat ini dirawat di rumah sakit.

Ia berharap, bantuan terebut dapat meringankan beban korban, dan semoga keluarga korban mendapat ketabahan atas musibah yang menimpanya.

Pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini mengaku menyayangkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian.

Ia menekankan, adanya perlindungan terhadap korban serta kejelasan hukum yang adil dan transparan.

“Harus diusut tuntas, ini bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia,” ungkap Salim.

Sementara itu, bantuan yang diberikan oleh wakil Gubernur dikirim langsung ke keluarga korban bernama Awaludin melalui Via transfer sebanyak 10 juta rupiah.

Sespri Wakil Gubernur Sulbar Ardhy Amanah pun membenarkan adanya bantuan tersebut yang diberikan Wagub Sulbar kepada korban.

Sementara itu, salah seorang keluarga korban Hasania menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh wakil Gubernur Sulbar.

Dengan adanya bantuan tersebut ia merasa sangat terbantu yang di mana korban saat ini masih dirawat rumah sakit umum Hajja Andi Depu menjalani perawatan melalui umum.

“Ia pak, korban menjalani perawatan umum dirumah sakit sekarang, karena tidak mendapat tanggungan dari BPJS kalau kasus penganiayaan,”tutup Hasania(rls/dr)

Previous Post

Blockchain Resmi Jadi Inovasi Teknologi Keuangan, ABI Ditunjuk OJK sebagai Asosiasi Penyelenggara ITSK

Next Post

Wali Kota Makassar Munafri Mendunia, Jalin Kemitraan Strategis di Forum WCSMF 2025

Next Post

Wali Kota Makassar Munafri Mendunia, Jalin Kemitraan Strategis di Forum WCSMF 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In