• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Sukses Dorong Produktivitas, Pendapatan PLN Naik Jadi Rp 212,8 Triliun

by
12.11.2021
in BUMN

JAKARTA.DAULATRAKYAT.ID.tengah momen perbaikan ekonomi pascapandemi Covid-19, PT PLN (Persero) berhasil mencetak kinerja positif hingga kuartal III-2021 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp212,8 triliun _(unaudited),_ atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar Rp 204,7 triliun.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi menuturkan, pencapaian kinerja positif perseroan ini ditunjang sejumlah langkah inovasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan melalui program transformasi PLN. Hal ini membuat PLN sukses meningkatkan penjualan tenaga listrik dan menjaga Beban Pokok Penyediaan (BPP) tetap stabil.

Ditambah faktor eksternal berupa apresiasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing seiring dengan membaiknya perekonomian nasional.

“Sejumlah strategi perseroan untuk meningkatkan penjualan tenaga listrik dan efisiensi operasional terbukti mampu mengerek kinerja perseroan pada triwulan III-2021,” ungkap Agung.

Dari sisi BPP tenaga listrik, keberhasilan efisiensi dengan program transformasi yang dijalankan PLN sejak awal 2020 juga memberikan dampak positif bagi perusahaan. Realisasi BPP triwulan III-2021 menurun sebesar 1 persen atau setara dengan Rp10 per kilo Watt hour (kWh), dari semula sebesar Rp 1.355 per kWh di triwulan-III 2020 menjadi Rp 1.345 per kWh.

Hadirnya program intensifikasi dan ekstensifikasi penjualan yang dilakukan korporasi mampu memacu peningkatan penjualan energi sebesar 8 juta kWh. Tak hanya itu saja, perseroan juga mencatat ada penambahan jumlah pelanggan sebesar 3,6 juta pelanggan sampai dengan akhir September 2021.

Agung menyebutkan, strategi intensifikasi dilakukan dengan mendorong penggunaan listrik pelanggan untuk kegiatan produktif. Langkah ini dilakukan PLN melalui rangkaian program _bundling_ dan promo tambah daya.

PLN juga mendorong penerapan gaya hidup dengan menggunakan peralatan berbasis listrik dalam kehidupan sehari-hari atau _electrifying lifestyle,_ seperti mendorong ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai dan penggunaan kompor induksi.

Di samping itu, strategi ekstensifikasi yaitu meningkatkan jumlah pelanggan PLN. Strategi ini ditempuh melalui program _win back_ yaitu mengakuisisi _captive power_ atau mengganti kelistrikan perusahaan-perusahaan yang masih menggunakan pembangkit sendiri dengan suplai listrik dari PLN. Langkah tersebut dilakukan agar pelanggan dapat berfokus pada bisnis intinya.

Cara lainnya adalah dengan merebut ceruk pasar baru di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan serta kelautan melalui program _electrifying agriculture_ dan _electrifying marine._

“Seluruh program ini terbukti mampu membantu pelanggan menjadi lebih produktif dan efisien sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat,” terang Agung.

Tak hanya itu, PLN juga terus berupaya meningkatkan pelayanan demi kepuasan dan kenyamanan bagi para pelanggan. Hal ini bisa dilihat dari adanya perbaikan dalam _SAIDI (System Average Interruption Duration Index)_ dan _SAIFI (System Average Interruption Frequency Index)_

SAIDI merupakan angka atau indeks durasi padam yang dialami konsumen dalam kurun waktu tertentu. Sementara SAIFI merupakan angka atau indeks frekuensi padam yang dialami konsumen dalam kurun waktu tertentu.

Pada triwulan III-2021, durasi padam (SAIDI) pelanggan tercatat sekitar 397 menit per pelanggan, turun 33,6 persen dari periode yang sama tahun lalu berkisar 598 menit per pelanggan. Sementara dari sisi frekuensi padam (SAIFI) juga tercatat membaik dengan frekuensi 4,9 kali pada triwulan-III 2021, dari 7 kali pada periode yang sama tahun lalu.

“Kepuasan pelanggan merupakan target utama kami. Untuk itu, kami terus melakukan berbagai strategi dan inovasi guna meningkatan kepuasan dan kenyamanan pelanggan,” terang Agung.

Kinerja keuangan PLN yang semakin membaik tentunya mendorong percepatan PLN dalam mengimplementasikan prinsip _Environmental, Social dan Good Governance_ (ESG) dalam menjalankan roda bisnisnya. Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN untuk mendorong transisi energi jangka panjang dan dekarbonisasi di sektor ketenagalistrikan Indonesia.

Agung meyakini, dengan strategi yang dijalankan, kinerja perseroan bakal semakin membaik hingga akhir tahun, terutama dengan terus membaiknya perekonomian nasional.

“Bagi kami yang terpenting, hadirnya listrik bisa membantu memudahkan seluruh aktivitas masyarakat, meningkatkan kesejahteraan serta membantu menggerakkan perekonomian nasional,” ungkap Agung.

Selengkapnya, laporan keuangan PLN triwulan III tahun 2021 dapat dilihat di www.pln.co.id, menu Hubungan Investor.

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar juga mencatatkan penjualan listrik yang meningkat di triwulan III tahun 2021. Terhitung hingga September 2021, realisasi konsumsi listrik mencapai 5,84 Tera Watt hour (TWh) atau tumbuh 5,38% dibandingkan tahun lalu periode yang sama. Peningkatan ini utamanya dihasilkan oleh konsumsi listrik dari golongan pelanggan industri.

General Manager PLN UIW Sulselrabar Awaluddin Hafid menyampaikan pertumbuhan konsumsi listrik di sektor Industri cukup signifikan sepanjang tahun 2021 ini yaitu 15,5% dibanding tahun lalu periode yang sama.

“Penjualan yang tumbuh ini merupakan kabar baik, karena sektor industri tentu memberikan efek domino bagi sektor lain yang akan tumbuh,” tutur Awaluddin.

Di sisi lain pertumbuhan penjualan juga sejalan dengan penambahan pelanggan. Sampai dengan Bulan September 2021 jumlah pelanggan sebanyak 3.486.743 atau bertambah sebanyak 142.233 pelanggan dari tahun lalu.

PLN berharap peningkatan konsumsi listrik serta penambahan pelanggan di triwulan III tahun 2021, diharapkan dapat meningkatkan geliat perekonomian utamanya bagi masyarakat.

Previous Post

Kerjasama XL Axiata dan RS MMC Jakarta Terapkan “IoT Wearable Device” untuk Pantau Kebugaran Secara Cepat dan Tepat

Next Post

Inovasi Getar Dilan Masuk Top Inovasi Terpuji, Pemda Luwu Utara Diusulkan Dapat DID

Next Post

Inovasi Getar Dilan Masuk Top Inovasi Terpuji, Pemda Luwu Utara Diusulkan Dapat DID

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In