• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Meninggal, PDP Asal Pinrang Dimakamkan Sesuai Standar Covid-19

by
12.05.2020
in Berita

Makassar-daulatrakyat.id-Seorang pasien dalam pengawasan atau PDP asal Kecamatan Pinrang Kabupaten Wajo berinisial PW meninggal dunia saat menjalani perawatan, Rabu (11/5), dimakamkan sesuai standar Covid 19, meski hasil rapid test terhadap yang bersangkutan sebelumnya dinyatakan negatif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.
Sebelum meninggal, PDP tersebut dirawat di Rumah Sakit Lamaddukelleng Sengkang setelah dokter di Puskesmas Pinrang menetapkan PW sebagai PDP.
Kepala Kantor Kecamatan Penrang Andi Cakunu, yang dihubungi wartawan mengatakan, Prosesi pemakaman PDP tersebut kemudian dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur atau SOP yang telah ditetapkan. Yang bersangkutan dimakamkan pada Senin (11/5/2020) petang, di Kelurahan Doping Kecamatan Penrang.
“Pemakaman PDP itu dilakukan oleh petugas medis dengan mengenakan Aat Pelindung Diri atau APD lengkap. Prosesi pemakaman sendiri berjalan lancar,” kata Andi Cakunu.
Andi Cakunu menyampaikan, tidak ada penolakan dari masyarakat soal pemakaman PDP yang dinyatakan negatif Covid-19 tersebut. Bahkan pemakamannya sempat dihadiri oleh pihak keluarga yang berdiri jauh dari lokasi perkuburan.
“Saya juga sempat hadir, bapak kapolsek dan kepala puskesmas juga sempat hadir meski harus menggunakan masker dan berdiri jauh dari lokasi pemakaman,” kata Andi Cakunu.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh, korban merasakan keluhan sesak nafas pada Minggu (10/5/2020) kemarin. Mengetahui tersebut, keluarga membawa korban ke puskesmas kemudian dari puskesmas dirujuk ke Rumah Sakit Lamaddukelleng Sengkang.
“Memang dulu korban ini sering mengeluhkan dan merasakan poso (sesak napas) sebelum dinyakan meninggal,” ujar Andi Cakunu.
Lebih jauh mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wajo ini menyatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban dan muspika, perangkat desa untuk menyiapkan lokasi pemakaman oleh karena proses pemakaman jenazah menggunakan protokol standard Covid-19.
“Setelah disampaikan dan tidak ada masalah. Jadi, prosedurnya kayak gitu, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, dr.H.Ramlah melalui pesan singkatnya membenarkan hal tersebut.
“Pemakamannya sesuai pasien Covid-19 dan karena kuburan di sana itu ada dua, maka dipilih kuburannya yang jauh dari rumah penduduk,” kata H. Ramlah. (ampa/dr)

Previous Post

Tanggapan Bupati dan Wakil Bupati Wajo Terkait Penutupan Masjid

Next Post

100% KK Desa Pince Pute Dapat BLT

Next Post

100% KK Desa Pince Pute Dapat BLT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In