• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Tanggapan Bupati dan Wakil Bupati Wajo Terkait Penutupan Masjid

by
11.05.2020
in Berita

Wajo-daulatrakyat.id-Koalisi Rakyat Independent (KRI) melakukan aspirasi ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Wajo. Aspirasi ini terkait dengan penutupan dan larangan berjamaah di sejumlah masjid meski pemerintah menyatakan Wajo masih dalam kondisi aman dari Virus Covid-19.
Sudirman selaku Juru Bicara Koalisi Rakyat Independent menilai Pemerintah Kabupaten Wajo terkesan bingung dan ragu-ragu mengikuti protokol covid pada posisinya yang terindikasi sebagai kabupaten yang masih zona hijau sehingga terkesan kebijakan yang diambil cenderung menyesuaikan dengan kebijakan buka-tutup mesjidnya pada Makassar yang zona merah PSBB.
“Kalau merujuk pada buku panduan covid Pemkab Wajo telah menyiksa masyarakatnya yang harusnya diperlakukan dengan protokol zona hijau tapi diperlakukan mengikuti protokol zona merah,” kata Sudirman melalui pesan Watshapnya, Senin (11/6).
Sementara itu, Wakil Bupati Wajo Amran SE, yang dimintai tanggapan terkait hal tersebut mengatakan bahwa pemerintah menginginkan agar KRI bisa duduk bersama membicarakan hal tersebut.
“Ini karena kami dari pemerintah ada hal-hal tidak boleh kami labrak terutama aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah propinsi,” katanya.
Selain itu menurut pengusaha asal Kalimantan ini dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang KRI untuk duduk bersama dan bermusyawarah.
“Demi kebaikan seluruh masyarakat Kabupaten Wajo,” harapnya.
Terpisah Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, pihaknya akan mengudang beberapa pihak untuk membicarakan hal itu.
“Insya Allah besok lusa hari Rabu akan diundang semua untuk kita putuskan bersama. Bisaki juga semua hadir di ruang pola,” ujarnya singkat.
Sekjen MUI Wajo yang juga turut dimintai tanggapan terkait hal tersebut mengaku belum mengetahui soal aspirasi tersebut
“Saya belum baca. Hanya kemarin hari Ahad, MUI, Dewan Masjid dipanggil bupati bersama Forkopinda setelah melihat berita kalau MUI Pusat sementara menyiapkan draf pelaksanaan Hari rRaya I’ed. Tapi insya Allah mungkin akan ada rapat forum Gugus Tugas Covid Wajo sebelum Jumat nanti,” tegasnya. (ampa/dr)

Previous Post

Kepala Direktur RSUD Andi Jemma Terima Ratusan Bantuan APD dari Muh. Fauzi

Next Post

Meninggal, PDP Asal Pinrang Dimakamkan Sesuai Standar Covid-19

Next Post

Meninggal, PDP Asal Pinrang Dimakamkan Sesuai Standar Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In