Search
Close this search box.

Harumkan Nama Luwu Utara, Latifatul Isyaroh Jadi yang Terbaik di Panggung MTQ XXXIV Sulsel

Maros, daulatrakyat id —- Ada harga ada kualitas. Pepatah ini memang tidak pernah bohong. Dedikasi, latihan bertahun-tahun yang dipadu dengan disiplin tinggi yang diinvestasikan Latifatul Isyaroh akhirnya terbayar lunas dengan prestasi tertinggi di ajang sekelas Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), yakni juara satu cabang lomba qira’at murattal dewasa putri yang diumumkan pada malam penutupan MTQ ke-34 Sulsel, Sabtu (18/4/2026), di Lapangan Pallantikang, Maros.

Kemenangan sebagai juara satu cabang lomba Qira’at Murattal Dewasa Putri pada MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros ini bukan hanya sekadar angka-angka atau piala semata, tetapi juga pengakuan atas kemampuannya membawakan ayat-ayat suci Al Qur’an dengan lantunan keindahan, serta teknik yang mumpuni.

Latifatul Isyaroh bukanlah nama baru di panggung MTQ. Keberhasilannya menjadi juara satu MTQ di Maros sudah diprediksi sebelumnya. Latifatul berangkat ke Maros membawa harapan besar bagi Kafilah MTQ Luwu Utara. Benar saja! Ia menjadi salah satu bintang paling bersinar dalam perhelatan MTQ tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Maros.

Sebagai perwakilan Kafilah Luwu Utara, prestasinya bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari dedikasi dan kualitas vokal serta tajwid yang sudah diakui sejak lama. Latifa, begitu dia akrab disapa, memiliki reputasi mumpuni. Pengalamannya mengikuti berbagai ajang kompetisi di tingkat nasional menjadikannya kandidat terkuat sebelum MTQ dihelat.

Latifa berangkat ke Maros dengan membawa “curriculum vitae” yang sangat menjanjikan prestasi tinggi. Ia adalah juara ketiga nasional pada MTQ di Samarinda pada 2024 lalu, dan sederet prestasi lainnya. Rekam jejak yang sangat impresif ini membuat seluruh elemen Kafilah MTQ Luwu Utara yakin Latifa bisa membawa prestasi maksimal ke Bumi La Maranginang.

Benar saja! Riuh rendah tepuk tangan menyambut pengumuman pemenang oleh dewan hakim dari atas panggung utama MTQ menandakan harapan itu terkabul. Sujud syukur dari Kafilah Luwu Utara menjadi bukti bahwa perjuangan panjang, dedikasi, dan doa yang dipanjatkan akhirnya berbuah manis. Tidak hanya bagi Latifatul, tetapi juga bagi Luwu Utara.

Kebanggaan dari MTQ XXXIV Sulsel di Maros tidak hanya dipersembahkan Latifa. Prestasi lain yang dibawa Luwu Utara pasca-pengumuman adalah keberhasilan peserta lainnya untuk cabang lomba khat dekorasi, khat kontemporer, serta khat digital putra dan putri.

Peserta cabang lomba khat dekorasi, Wandi, juga membawa pulang prestasi sebagai juara ketiga. Pun dengan Arief Mustadir, yang berhasil menjadi juara harapan satu untuk cabang lomba khat kontemporer. Setali tiga uang dengan Arief, Ramadhan juga sukses menjadi harapan satu cabang khat digital putra.

Naman lain yang juga membuat senyum Luwu Utara adalah keberhasilan pada cabang lomba khat digital putri. Dua peserta Luwu Utara, masing-masing Nur Aini dan Siti Aminah berhasil keluar sebagai juara harapan dua dan tiga. (lhr/jal)

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/