Bone, (DR) — Stadion Lapatau, Watampone, Kabupaten Bone, bergemuruh dan dipenuhi warna-warni semangat kebanggaan saat pembukaan Porprov XVIII Sulsel, Sabtu (7/11/2026), resmi dimulai.
Dalam balutan kemeriahan Pembukaan Porprov XVIII tersebut, Kontingen Kabupaten Luwu Utara sukses mencuri perhatian puluhan ribu penonton yang memadati stadion Lapatau, Watampone.
Tidak tanggung-tanggung, kontingen asal “Bumi La Maranginang” itu tampil memesona dengan pasukan berkekuatan penuh: 613 orang, yang terdiri dari 150 panitia, 229 ofisial, dan 234 atlet.
Barisan defile Kontingen Luwu Utara ini dipimpin Bupati Andi Abdullah Rahim dan Wakil Bupati Jumail Mappile. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi suntikan moral luar biasa bagi para atlet.
Tak ketinggalan, tokoh adat kharismatik yang juga menjabat Makole Baebunta, Hj. Andi Syarifah Muhaeminah Opu Daengna Putri, turut hadir membersamai para barisan kehormatan tersebut.
Kehadiran Makole Baebunta, Andi Syarifah Muhaeminah, ini juga sekaligus menegaskan bahwa begitu kuatnya perpaduan antara kepemimpinan modern dan keluhuran budaya lokal setempat.
Atraksi defile Luwu Utara dibuka secara memukau melalui Tari Pangngaru yang dibawakan para penari. Tarian ini menjadi simbol otentik keberanian, kehormatan, dan kesiapan kontingen dalam menyambut ajang bergengsi ini dengan gagah perkasa.
Suasana makin meriah tatkala sesosok perempuan tampil anggun mengenakan Kostum Bunga Masamba yang didapuk sebagai maskot resmi kontingen Porprov XVIII Kabupaten Luwu Utara.
Kostum ini tidak hanya memancarkan keindahan, kesuburan, dan keramahan daerah berjuluk Bumi La Maranginang itu, tetapi juga merepresentasikan keunggulan serta kebangkitan daerah.
Langkah penuh percaya diri sang penampil menghadirkan kelembutan dan keanggunan sebagai penyejuk hati di tengah ketatnya atmosfer kompetisi dalam ajang Porprov XVIII Sulawesi Selatan.
Nuansa kearifan lokal makin kental terlihat ketika sebagian besar anggota kontingen mengenakan topi berbahan daun sagu, sebuah simbol identitas kultural yang kuat dari masyarakat Luwu Utara.
Di bawah komando Bupati Andi Rahim yang solid, Luwu Utara mengusung semangat besar pada ajang Porprov XVIII tahun ini melalui tagline yang menginspirasi: “Mekar di Masamba, Harum di Sulawesi Selatan, dan Mendunia dari Luwu Utara”
Didukung penuh motto membara: “Luwu Utara Unggul!”, kontingen ini tidak hanya hadir untuk berpartisipasi, tetapi juga datang untuk membuktikan daya saing, menjunjung tinggi sportivitas, dan menorehkan sejarah baru bagi olahraga di Sulawesi Selatan, khususnya Luwu Utara. (lhr/jal/akz)


















