• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Asa Baru Pendidikan Bumi Tipalayo ​Angka Anak Tidak Sekolah di Polewali Mandar Turun 24,69 Persen

Nina Annisa by Nina Annisa
20.10.2026
in News

​POLEWALI MANDAR,DAULATRAKYAT- Penanganan masalah pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menunjukkan tren positif. Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mencatat angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayahnya berhasil ditekan hingga 24,69 persen.

​Berdasarkan laporan capaian per Oktober 2026, jumlah ATS yang sebelumnya tercatat sebanyak 11.245 anak kini berkurang menjadi 8.469 anak. Dengan demikian, sebanyak 2.776 anak di Polewali Mandar telah terbebas dari status ATS dan kembali mendapatkan akses pendidikan.

​Dua Strategi Penanganan

​Penurunan angka ATS tersebut dicapai melalui dua langkah utama:

​Intervensi dan Pendampingan Langsung

Upaya konkret di lapangan dilakukan untuk mendampingi anak-anak yang putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan formal maupun nonformal.

​Koreksi dan Validasi Data

Pemerintah daerah melakukan pembenahan tata kelola data secara masif. Dari proses validasi, ditemukan sejumlah anak masih aktif bersekolah, namun sempat terdata sebagai ATS akibat kendala administratif, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum terintegrasi.

​Kolaborasi Lintas Sektor

​Penanganan ATS di Polewali Mandar melibatkan kerja sama dari berbagai pihak dan instansi terkait:

​Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar: Arahan Bupati Polman menjadi acuan pelaksanaan program di seluruh tingkatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

​Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar: Menjalankan program penjangkauan dan pengembalian anak ke sekolah secara teknis.

​Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat: Menyediakan tim relawan untuk melakukan verifikasi langsung ke rumah-rumah (door-to-door).

​Pemerintah Desa dan Satuan Pendidikan: Operator desa serta sekolah memverifikasi dan memperbarui data faktual warga di lapangan.

​Lembaga Mitra: Pendampingan teknis dilakukan oleh Tim Harmonisasi Assami beserta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Barat.

​Pemantauan Berkelanjutan

​Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menyatakan program penanganan ATS akan terus dilanjutkan secara berkala melalui penguatan koordinasi dan pemutakhiran data agar bantuan pendidikan tepat sasaran.

​Melalui upaya konsisten dan kerja sama lintas sektor, Pemkab Polman optimistis hak dasar setiap anak untuk memperoleh pendidikan di sekolah dapat terpenuhi secara merata.

Previous Post

Pengurus KTNA Kabupaten Luwu Utara Resmi Dilantik Masa Bakti 2025-2030

Next Post

Pelantikan Kwarcab Luwu Utara dan Ajang JOTA JOTI Sukses Besar, Ketua Panitia: Terima Kasih atas Kerja Keras Semua Pihak

Next Post

Pelantikan Kwarcab Luwu Utara dan Ajang JOTA JOTI Sukses Besar, Ketua Panitia: Terima Kasih atas Kerja Keras Semua Pihak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In