
Luwu Utara, daulatrakyat.id – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bone-Bone terus mengintensifkan upaya pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bone-Bone, AKP Muhajir, S.Pd., M.M., di Masjid Miftahul Jannah, Desa Patoloan, Kecamatan Bone-Bone, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 11.50 WITA tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Patoloan Drs. Harianto, M.Si., Imam Masjid Ustadz Abd. Rauf, S.Pd.I., serta diikuti oleh kurang lebih 350 orang jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Muhajir memberikan imbauan Kamtibmas terkait bahaya laten narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Usai penyampaian materi imbauan, acara dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab interaktif bersama warga serta tokoh masyarakat
Sesi tanya jawab berlangsung hangat dengan berbagai masukan konkret dari jamaah.
Salah satunya, maraknya konsumsi bunga kecubung di Kalangan Siswa Ustadz Abd. Rauf, S.Pd.I., yang juga merupakan tenaga pendidik di SMPN Bone-Bone. Ia mengungkapkan keprihatinannya terkait adanya siswa yang terindikasi mengonsumsi bunga kecubung hingga berdampak negatif pada perilaku mereka.
“Saya berharap personel Polsek dapat hadir bertindak sebagai Pembina/Inspektur Upacara di sekolah-sekolah (SMP dan SMA) guna sosialisasi bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya.”ungkapnya.
Apresiasi dan Status Darurat Narkoba/Obat THD Kepala Desa Patoloan, Drs. Harianto, M.Si., menyampaikan apresiasi atas langkah responsif Kepolisian.
“Wilayah kami saat ini rawan penggunaan narkoba dan obat-obatan berbahaya jenis THD. Saya mengusulkan agar patroli malam ditingkatkan di titik-titik kumpul remaja, seperti area sekitar lapangan dan kawasan pertokoan.”tegas Harianto.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir menegaskan komitmen pihaknya untuk segera menindaklanjuti masukan warga
“Personel Polsek Bone-Bone akan segera berkoordinasi dengan pihak sekolah (SMP dan SMA) di Kecamatan Bone-Bone untuk bertindak sebagai Pembina Upacara pada hari Senin mendatang guna memberikan edukasi langsung kepada para siswa.”terangnya.
“Pihak kepolisian akan memperketat dan meningkatkan frekuensi patroli di kawasan lapangan, playground, serta sudut-sudut pertokoan untuk merazia remaja yang kedapatan nongkrong hingga larut malam.”imbuhnya.
Rangkaian kegiatan Jumat Keliling ini berakhir pada pukul 12.50 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.(*/jal)
















