MAKASSAR,DAULATRAKYAT- Direktorat Gajah Sena Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan menggelar rapat internal strategis yang berfokus pada perampungan struktur organisasi. Agenda utama rapat ini adalah finalisasi dan penguatan kepengurusan Divisi Srikandi serta Bidang Pemilih Pemula.
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret PSI Sulsel dalam memperkuat basis pemilih perempuan dan generasi milenial/Gen Z. Secara demografis, kelompok ini diproyeksikan menjadi kontributor suara terbesar bagi kemenangan partai di Sulawesi Selatan pada pemilu mendatang.
Ketua Direktorat Gajah Sena PSI Sulsel, Ir. Budi Dumais, menegaskan bahwa Gajah Sena bukan sekadar simbol kekuatan dan identitas partai, melainkan motor transformasi yang harus hadir hingga ke tingkat akar rumput.
”Perampungan struktur Divisi Srikandi dan Pemilih Pemula ini adalah kunci strategis. Kita menyadari bahwa demografi pemilih di Sulawesi Selatan didominasi oleh kaum muda dan perempuan. Oleh karena itu, wadah ini harus benar-benar solid, inklusif, dan bergerak dinamis untuk menjaring aspirasi serta memastikan partisipasi politik mereka berjalan optimal,” ujar Budi Dumais dalam keterangan resminya.
Dalam rapat tersebut, dirumuskan beberapa poin strategis, antara lain:
Divisi Srikandi: Difungsikan sebagai garda terdepan dalam pendekatan humanis, pemberdayaan perempuan, dan perluasan jaringan relawan perempuan dari tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan.
Bidang Pemilih Pemula: Berfokus pada edukasi politik cerdas, kampanye penolakan politik uang, serta pemanfaatan teknologi digital dan media sosial yang sesuai dengan karakteristik generasi muda.
Sinergisitas Kader: Memastikan penguatan struktur tidak hanya diisi oleh wajah baru, tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperluas basis dukungan.
Konsolidasi internal ini merupakan langkah strategis agar PSI lebih siap menghadapi tahapan pemilu mendatang, seiring target perampungan struktur kepengurusan partai hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Sulawesi Selatan.
Dengan struktur yang rampung dan terarah, Direktorat Gajah Sena optimistis dapat mengoptimalkan peran kader muda dan perempuan. Mereka diharapkan menjadi relawan yang tidak hanya aktif saat musim kampanye, tetapi juga konsisten memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
”Di Rumah Besar Gajah Sena PSI Sulsel, kita tidak bicara soal kuasa, tetapi solusi. Pintu kami terbuka lebar bagi semua elemen muda dan perempuan yang ingin berkontribusi nyata untuk kemajuan Sulawesi Selatan,” tutup Budi.


















