
LUWU UTARA, daulatrakyat.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Bone-Bone Polres Luwu Utara menunjukkan komitmennya dalam melindungi generasi muda melalui langkah preventif di lingkungan sekolah. Personel Polsek Bone-Bone hadir mengisi kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Termasuk Kekerasan Seksual, Stop Perkawinan Anak, serta Pencegahan Narkoba di UPT SMPN 1 Tana Lili, Desa Bungadidi, Kecamatan Tana Lili, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini menjadi sarana penting untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka. Kapolsek Bone-Bone diwakili oleh Panit 2 Unit Reskrim, IPDA Nur Ihsan, S.E., yang membawakan materi terkait bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Dalam paparannya di hadapan siswa-siswi, IPDA Nur Ihsan menegaskan dampak buruk narkoba terhadap diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekolah. Edukasi ini disampaikan untuk membangun kesadaran sejak dini agar para pelajar dapat membentengi diri dari pengaruh barang haram tersebut.
Selain materi narkoba dari pihak kepolisian, sosialisasi ini juga menghadirkan pembicara lain yakni Ketua TP PKK kabupaten Luwu Utara, Ny. Ir. Misnawati Andi Abdullah Rahim, S.T., menyampaikan edukasi terkait pencegahan kekerasan, kekerasan seksual, dan penghentian perkawinan usia anak. Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan anak kabupaten Luwu Utara, Nurdahlia Jaluddin, S.E., membawakan materi terkait perlindungan perempuan dan anak.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Luwu Utara Ny. Eka Hasni Jumail Mappile, Camat Tana Lili Syamsurya, S.P., Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Tana Lili, jajaran guru, serta seluruh siswa-siswi UPT SMPN 1 Tana Lili.
Melalui kegiatan ini, Polsek Bone-Bone mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari sekolah, orang tua, hingga pemerintah daerah untuk bersinergi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Langkah preemtif dan preventif ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Luwu Utara yang sehat, berprestasi, berkarakter, serta terbebas dari narkoba dan tindakan kekerasan.
Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 10.30 WITA dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar.
















