Makassar-daulatrakyat.id-Sejumlah berita di media online tentang Kiyai PWNU Sulsel Terciduk di THM, telah tersebar luas ke publik sehingga yang bersangkutan merasa perlu meluruskan apa yang sesungguhnya terjadi.
Dr Machmud Suyuti yang merupakan Wakil Katib Syuriah PWNU Sulsel disebutkan terciduk di Tempat Hiburan Malam (THM) Kota Makassar bersama sejumlah pria dan perempuan yang diduga Ladies Companion (LC), Selasa dinihari, 8 September 2026, sekitar Pukul 01.00 Wita. Bahkan disebutkan MS terlihat berada di dalam room bersama empat orang pria, dua di antaranya dalam keadaan mabuk.
Atas hal ini, Machmud Suyuti memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai keberadaannya di sebuah tempat hiburan malam. Ia membenarkan berada di lokasi tersebut, tetapi menegaskan sejumlah informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.
Klarifikasi itu disampaikan MS setelah pemberitaan mengenai keberadaannya di tempat hiburan tersebut muncul di sejumlah media pada Rabu (9/9/2026). Menurutnya, kehadirannya di lokasi memiliki konteks berbeda dari kesan yang terbentuk melalui pemberitaan.
MS menjelaskan, ia datang ke tempat tersebut untuk menemui kerabatnya yang berasal dari Kalimantan. Pertemuan itu berlangsung di lokasi tersebut karena kerabatnya sedang berada di sana. “Saya memang berada di tempat tersebut karena menemui kerabat saya dari Kalimantan. Jadi, konteks keberadaan saya perlu dilihat secara utuh,” ujar MS.
Ia juga meluruskan informasi mengenai konsumsi minuman beralkohol. MS menegaskan bahwa selama berada di lokasi, dirinya tidak mengonsumsi alkohol. “Saya tidak minum alkohol,” tegasnya.
MS kemudian memberikan penjelasan terkait informasi bahwa dirinya disebut berdansa dengan seorang perempuan yang diduga lady companion (LC). Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar.
Menurut MS, tidak ada LC di ruangan tempat dirinya bersama kerabat dan teman-temannya. Perempuan yang terlihat berjoget dalam suasana tersebut, kata dia, merupakan teman dari keluarganya yang kebetulan berada di sana. “Tidak ada LC di ruangan itu. Yang joget-joget itu teman dari keluarga saya. Kebetulan lagunya lagu dangdut, jadi mereka berjoget,” jelas MS.
MS yang diketahui sebagai tokoh publik berdomisili di Kota Makassar ini, juga membantah dirinya ikut berdansa dengan perempuan yang disebut dalam pemberitaan sebagai LC. Ia mengatakan aktivitas yang dilakukannya hanya bernyanyi bersama orang-orang yang berada di ruangan tersebut. “Saya tidak berdansa dengan LC. Saya hanya menyanyi,” katanya.
Menurut MS, suasana di ruangan tersebut merupakan pertemuan bersama kerabat dan teman keluarga. Aktivitas bernyanyi dan adanya orang yang berjoget mengikuti alunan lagu dangdut, menurutnya, tidak dapat diartikan sebagai aktivitas berdansa dengan LC sebagaimana diberitakan.
Ia tidak membantah keberadaannya di tempat tersebut. Namun, MS keberatan jika keberadaannya kemudian dikaitkan dengan aktivitas yang menurutnya tidak dilakukan. “Saya membenarkan bahwa saya ada di sana. Tetapi tidak sepenuhnya seperti yang diberitakan,” ujarnya Rabu malam (9/9).
MS menyampaikan klarifikasi tersebut agar publik memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai apa yang terjadi saat dirinya berada di lokasi. Ia berharap penjelasan tersebut menjadi bagian dari informasi yang berimbang atas pemberitaan sebelumnya. (bur/dr)

















