
Luwu Utara, daulatrakyat.id — Wakapolres Luwu Utara Kompol Andi Muh Syafei., S. Sos., m. di dampingi Kapolsek Bone-Bone, AKP. Muhajir,S.Pd., menggelar kegiatan silaturahmi bersama warga Desa Munte dan Desa Karondang, Selasa (01/09). Langkah ini dilakukan guna menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Luwu Utara menegaskan komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum secara adil tanpa tebang pilih demi menjaga ketenteraman warga.
“Pihak kepolisian dalam hal ini Polres Luwu Utara tidak pernah pandang bulu dan tidak pernah pilih kasih. Siapapun dia yang melakukan pelanggaran hukum, kami akan tetap melakukan penegakan hukum,” tegasnya di hadapan warga.
Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan antarwarga. Menurutnya, rasa persaudaraan harus tetap dijaga di atas perbedaan yang ada.
“Janganki mudah diprovokasi, jangan mudah kita diadu domba. Kita ini bersaudara, yang membedakan kita hanya baju. Baju saya ini hanya pemberian dari Allah dan saya akan mempertanggungjawabkan amanah ini dunia akhirat,” ujarnya.
Terkait penggunaan senjata rakitan jenis papporo maupun petasan yang kerap memicu keresahan, Wakapolres memberikan peringatan keras. Pihaknya tidak akan mentolerir lagi adanya aktivitas pembuat maupun pengguna petasan dan papporo di wilayah tersebut.
“Saya tidak mau dengar lagi ada letusan petasan atau papporo. Jangan pancing-pancing saya. Saya orangnya Brimob, saya akan bawa pasukan Brimob satu kompi. Ketika ada laporan masuk soal bunyi papporo, insyaallah saya akan turun dan sisir rumah satu per satu. Jika saya dapat papporo di dalam rumah, anak laki-laki atau bapaknya akan saya angkat. Batalyon sudah siap mengamankan,” tambahnya dengan nada tegas.
Mengakhiri arahannya, Wakapolres mengajak seluruh masyarakat Munte dan Karondang untuk menghentikan segala bentuk perselisihan dan mulai saling merangkul demi terciptanya kedamaian bersama.
“Jadi saya mohon saudara-saudaraku sekalian, mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut, berhentiki namanya berselisih paham. Kita harus dewasa. Sebagai manusia tidak ada yang sempurna, tetapi kita harus saling mengingatkan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat Desa Munte serta Desa Karondang dapat semakin kuat sehingga wilayah Luwu Utara tetap terjaga dalam suasana aman, damai, dan harmonis.
Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Camat Tanalili Syamsuria, SP., Kanit Reskrim Polsek Bone-Bone Ipda Darman, Kepala desa Munte, Kepala Desa Karondang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh Pemuda desa Munte dan desa Karondang (jal)
















