
Luwu Utara, daulatrakyat.id — Pemilihan Kepala desa serentak di Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan akan digelar akhir tahun 2026. Menurut informasi sejumlah Desa akan mengadakan pemilihan pada 25 November 2026 mendatang.
Pesta demokrasi yang akan digelar ini merupakan sebuah dinamika politik tersendiri pada pada tingkatan desa.
Disejumlah desa yang akan melaksanakan pemilihan desa ini akan memunculkan figur-figur yang digadang-gadang akan ikut kontekstasi tersebut. Tak terkecuali desa Tamuku Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara. Salah satu figur yang akan ikut menjadi peserta calon kepala desa adalah seorang tokoh muda desa yakni Wisudawan Bakri S.Kom.
Diketahui tokoh pemuda ini sudah pernah maju pada pemilihan sebelumnya dan berakhir dengan suara imbang(Draw). Namun karena menurut aturan, peraturan daerah Kabupaten Luwu Utara Nomor 1 tahun 2015 tentang tata cara pelaksanaan pemilihan kepala desa mensyaratkan jika terjadi perhitungan suara imbang(Draw) maka, yang menjadi kepala desa adalah calon yang paling berpengalaman pada pemerintahan sebelumnya. Sehingga Wisudawan saat itu harus legowo menerima aturan tersebut.
Dikonfirmasi melalui sambungan telephone via WhatsApp pada hari jum’at 14 agustus tahun 2026 Ia mengatakan bahwa pada kontestasi pemilihan yang akan datang, dirinya menyatakan sikap untuk maju kembali bertarung dalam pemilihan kepala desa serentak yang akan dilaksanakan pada akhir tahun ini.
” Insha Allah saya akan kembali maju menjadi calon kepala desa tamuku. Semoga niat dari awal dulu bisa tercapai. Dan semoga kalau jadi kepala desa kita bisa memenfaatkan semua potensi untuk memajukan desa Tamuku kedepan.” katanya dengan nada bersemangat.
Ketika ditanya apakah dengan isu pemangkasan anggaran dana desa(ADD) yang telah berkurang nantinya tidak menjadi hambatan dalam pembangunan desa?
Menurutnya hal itu bukanlah menjadi alasan apalagi hambatan mengapa kita harus memperbaiki tatanan pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik sesuai aturan yang berlaku.
” Yaa.. bukan karena anggaran saya mau maju dan mengabdi sama masyarakat, justru saya berharap dengan pengalaman yang sudah ada ini kita bisa berbuat lebih baik untuk kampung kedepan, katanya dari balik telephone.”paparnya
Diketahui bahwa tokoh pemuda desa Tamuku ini adalah seorang alumni HmI yang banyak malang melintang disejumlah organisasi kepemudaan.
Bahkan pasca pemilihan kepala desa yang lalu,dirinya pernah menjadi sekretaris desa di Desa Sadar Kecamatan Bone-Bone untuk menjajaki pengalaman pemerintahan. Hal tersebut Salah satu kesiapan baginya untuk menata kampung kelahirannya jika Ia terpilih nantinya.
“Semoga dengan dengan pengalaman organisasi dan pengetahuan yang saya miliki bisa menjadikan Desa Tamuku, kedepan jauh lebih maju.”pungkasnya.(rsl/jal)

















