Luwu Utara, daulatrakyat.id – Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, menyambut kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi, bersama rombongan dalam jamuan makan malam di Rumah Jabatan Bupati Luwu Utara, Senin (20/7/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus membuka peluang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Uni Eropa, dan Save the Children Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, di antaranya pemberdayaan masyarakat, perlindungan anak, kesetaraan gender, serta pembangunan berkelanjutan. Pembahasan ini dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam memperkuat pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Jumail Mappile menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Uni Eropa dan Save the Children Indonesia ke Luwu Utara. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun komunikasi yang lebih luas dengan mitra internasional.
“Pertemuan ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Luwu Utara,” ujar Jumail.
Turut mendampingi Wakil Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Utara, Misnawati Andi Abdullah Rahim, bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Delegasi Uni Eropa dipimpin Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi, didampingi istrinya, Elena Boggio-Chaibi, serta Programme Manager Human Rights, Democracy, Gender and Migration Delegasi Uni Eropa, Saiti Gusrini.
Sementara dari Save the Children Indonesia hadir Chief Operating Officer (COO) Agni K. Pratama, Director of Resource Mobilization Yudha Lamhot Lubis, Program Manager ELEVATE Ni Nyoman Anna M., Gender Specialist ELEVATE Nurma Nengsih, WEE Specialist ELEVATE Rahmat Fajri, serta Haslinda Yusuf sebagai penerjemah.
Suasana jamuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat, perlindungan anak, dan pembangunan yang berkelanjutan


















