Makassar-daulatrakyat.id-Bappeda Kota Makassar mempertegas komitmennya dalam mengawal dan merealisasikan aspirasi masyarakat. Komitmen ini dikupas tuntas dalam rapat Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Makassar.
Rapat Monitoring dan Evaluasi ini menjadi instrumen krusial untuk memastikan setiap aspirasi warga yang diserap melalui reses para legislator dapat terakomodasi secara presisi ke dalam skema perencanaan pembangunan daerah.
Kepala Bappeda Kota Makassar, Muh Dahyal, mengungkapkan, Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Makassar merupakan instrumen vital dalam menangkap kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Oleh karena itu, ia memastikan Bappeda Makassar akan bertindak sebagai garda terdepan dalam proses penyelarasan dokumen perencanaan.
”Pokok pikiran ini adalah hasil reses anggota dewan yang disampaikan kepada pemerintah daerah. Tugas kami adalah mengawal agar usulan tersebut masuk dalam dokumen perencanaan, baik RKPD maupun APBD, sesuai dengan prioritas pembangunan,” ujar Dahyal.
Dahyal menambahkan, fokus utama dari Monev ini adalah melihat sejauh mana usulan masyarakat dapat direalisasikan tanpa keluar dari koridor program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Bappeda Makassar menegaskan tidak ingin aspirasi masyarakat hanya berakhir sebagai tumpukan berkas di meja kerja. Dahyal menekankan pentingnya aspek akuntabilitas dalam setiap tahapan, mulai dari pengusulan hingga eksekusi di lapangan.
”Pokir adalah amanah masyarakat. Kami di Bappeda berkomitmen menjaga akuntabilitas agar setiap usulan diwujudkan dalam bentuk program nyata, bukan sekadar catatan di dokumen perencanaan,” tegasnya.
Selain sebagai fungsi kontrol, rapat Monev ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara pihak legislatif (DPRD) dan eksekutif (Pemkot). Menurut Dahyal, keberhasilan pembangunan di Kota Makassar sangat bergantung pada keselarasan pandangan antara kedua lembaga tersebut.
”Monitoring ini menjadi momentum untuk melihat capaian sekaligus membedah solusi atas hambatan yang muncul di lapangan. Kolaborasi ini adalah kunci utama agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” pungkas Dahyal.

















