• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Komitmen OJK dan Pemda Sulselbar Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Nina Annisa by Nina Annisa
24.09.2025
in Ekobis, Finance, Life Style, News

MKantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah gelar kegiatan GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) di Kabupaten Mamasa dan Kota Pare- Pare.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 25 hingga 26 September 2025, merupakan bagian dari implementasi program peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Program tersebut meliputi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), Bulan Inklusi Keuangan (BIK), OJK Penggerak Duta Literasi dan Inklusi Keuangan (Peduli), serta berbagai upaya lain untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara masif dan merata. Edukasi ini diikuti oleh pelajar SMP Frater Mamasa, petani di Desa Mesakada, pelajar SMK Negeri 1 Parepare, dan mahasiswa Institut Teknologi BJ. Habibie Parepare.

Kepala Direktorat OJK Prov. Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Arif Machfoed, menyampaikan harapannya agar edukasi keuangan dapat tersebar secara merata ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Hal ini diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang legal, aman, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.

Mewakili pemerintah daerah, Bupati Mamasa, Walem Sambolangi memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan OJK, selain itu Ia berharap Kabupaten Mamasa wajib memberikan pendampingan kepada desa-desa yang telah mengembangkan inovasi. Mengingat desa Mesakada yang telah berhasil mengembangkan budidaya tanaman nenas dan hampir semua penduduknya bercocok tanam nenas, yang jika dirata-ratakan sudah mencapai kurang lebih 50 hektar lahan khusus untuk perkebunan nenas, untuk itu literasi keuangan dan inklusi keuangan sangat dibutuhkan oleh para petani dalam mengembangkan usahanya.

Rektor Institut Teknologi BJ Habibie, Prof. Dr. Ir. Ansar Suyuti, M.T., S.H., IPU., ASEAN Eng. Ikut memberikan harapan agar OJK dapat terus berkolaborasi dengan lembaga pendidikan karena hal ini menjadi momentum untuk mengetahui lebih jauh bagaimana akses layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan di tengah era digital.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan prosesi simbolis penyerahan buku tabungan pelajar, rekening tabungan, fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta rekening efek, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan edukasi yang berlangsung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Previous Post

Kalla Institute Perkuat Sinergi Pendidikan Lewat PKKMB 2025 dan Talkshow Inspiratif “Campus Compass"

Next Post

Grand Final Kaizen Marathon Contest 2025 Puncak Perjalanan Panjang Inovasi Kalla Toyota

Next Post

Grand Final Kaizen Marathon Contest 2025 Puncak Perjalanan Panjang Inovasi Kalla Toyota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In