• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming Bukit Baruga Jadi Pilot Project Ketahanan Pangan Kota

Nina Annisa by Nina Annisa
15.09.2025
in DPRD Makassar, Pemkot Makassar

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Launching Gerakan Urban Farming Bukit Baruga yang dirangkaikan dengan Launching Buku Makassar Urban Farming karya Muh. Fadly Arifuddin dan Aslam Katutu.

Launching digelar di Masjid Bin Baz, Perumahan Bukit Baruga, sebagai lokasi dari gerakan Urban Farming Bukit Baruga, Senin (15/09/2025). Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turut hadir dalam acara ini ni.

Inisiator sekaligus Ketua Urban Farming Bukit Baruga, Aslam Katutu, menyampaikan gerakan urban farming Bukit Baruga tersebut diisiasi oleh empat inisiator termasuk dirinya bersama Prof. Sudirman Numba, Andi Rahman, dan Muliadi Saleh.

“Insyaallah setelah gerakan ini kita launching, kita akan membentuk komunitas, ini juga bisa dilakukan halaman rumah kita. Saya sudah mulai dirumah saya, mulai dari satu ember kangkung,” ujarnya.

Munafri pada kesempatan tersebut mengapresiasi langkah supportif yang telah dilakukan masyarakat bukit Baruga dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar.

Ia menyampaikan terimakasih kepada para penggagas dan seluruh warga yang terlibat, serta berharap Bukit Baruga menjadi tonggak sejarah lahirnya sistem ketahanan pangan berbasis komunitas di Makassar.

Urban Farming ini merupakan gerakan yang sangat relevan dengan program unggulan Pemerintah Kota Makassar, terutama dalam hal pengelolaan sampah rumah tangga.

Munafri menjelaskan, proses menuju ketahanan pangan perkotaan tidak bisa dilepaskan dari kesadaran masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.

“Sampah organik yang dikelola dengan baik dapat menjadi kompos, eco-enzim, hingga pakan maggot yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mampu mengurangi volume sampah di TPA,” jelasnya

Munafri mencontohkan, maggot mampu mengurai sampah organik dalam jumlah besar. Ia menyoroti kondisi TPA Antang yang semakin penuh.

Dengan ketinggian timbunan sampah yang mencapai 17 meter, ia memperingatkan bahwa daya tampungnya tidak akan bertahan lama. Karena itu, diperlukan langkah nyata dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Lebih jauh, Munafri menegaskan bahwa urban farming bukan sekadar aktivitas menanam sayuran di pot atau pekarangan rumah. Gerakan ini menurutnya merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan perkotaan.

“Next step urban farming adalah green house. Kalau kita liat di Belanda, seluruh tomatnya datang dari green house. Tingkat paling tinggi dari proses ini adalah ketahanan pangan,” jelasnya.

Munafri mengungkapkan Pemerintah Kota Makassar sendiri telah mendorong implementasi program ini selama beberapa bulan terakhir agar bisa diterapkan di tingkat komunitas hingga RT/RW. Bukit Baruga, dengan jumlah penduduk mencapai 7.300 jiwa, disebutnya memiliki potensi besar sebagai percontohan urban farming.

Dengan memanfaatkan lahan terbatas dan mengolah sampah secara mandiri, Munafri berharap program ini tidak hanya menjawab persoalan sampah masyarakat. Tapi juga dapat menghasilkan pangan sehat, menciptakan nilai tambah ekonomi, dan bahkan menyediakan pakan ternak dari maggot.

“Urban farming ini bukan hanya bertani di lahan sempit, tetapi cara membangun kemandirian pangan sekaligus kesadaran lingkungan,” ujarnya.

Usai memberikan sambutan, Munafri dan Melinda meninjau langsung progres urban farming di sekitar Masjid Bin Baz Bukit Baruga. Ia melihat berbagai inovasi yang telah dijalankan warga, mulai dari pemanfaatan limbah masjid seperti air wudhu untuk penyiraman tanaman, budidaya sayur, buah hingga ternak ayam dan kolam ikan.

“Pemerintah Kota, katanya melalui dinas terkait akan mengambil peran masing-masing dalam memberikan dukungan penuh,” tutupnya.

Views: 200
Previous Post

Dialog Tanpa Sekat: Munafri-Aliyah Sambut Aspirasi HMI di Balai Ko

Next Post

Wali Kota Makassar Tegaskan Etika Aparatur: Rendah Hati, Bukan Pamer Gaya

Next Post

Wali Kota Makassar Tegaskan Etika Aparatur: Rendah Hati, Bukan Pamer Gaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In