• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

AS Pangkas Tarif Impor dari Indonesia, OJK: Positif tapi Belum Cukup Dorong Ekonomi

Aidha by Aidha
16.07.2025
in Berita

JAKARTA, DAULATRAKYAT – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keberhasilan negosiasi tarif dagang dengan Indonesia, di mana tarif impor dari Indonesia resmi dipangkas dari 32% menjadi 19%.

Kendati demikian, kebijakan tersebut dinilai belum cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan. Pasalnya, penerapan tarif oleh AS sejak awal telah memengaruhi struktur pertumbuhan ekonomi global.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menyatakan bahwa meski pemangkasan tarif ini merupakan sinyal positif, kondisi ekonomi Indonesia masih belum seideal sebelum adanya tarif unilateral dari AS.

“Kalau dibandingkan dengan kondisi sebelum pengenaan tarif sepihak oleh Amerika Serikat, tentu situasi sekarang kurang ideal. Namun, jika dilihat sebagai realitas baru atau new normal, maka capaian ini cukup baik untuk membangun kepercayaan dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” ujar Mahendra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Mahendra menambahkan bahwa OJK masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pemerintah karena detail negosiasi tarif antara Indonesia dan AS masih berlangsung. Namun, penurunan tarif ini tetap memberikan ruang bagi Indonesia dalam menjaga akses pasar ke AS.

“Jika dibandingkan dengan negara lain, tarif Indonesia kini termasuk yang lebih rendah. Ini tentu memperbaiki daya saing produk kita di pasar AS,” jelasnya.

Sementara itu, terkait tarif impor barang AS ke Indonesia yang mencapai 0%, Mahendra menilai dampaknya terhadap ekonomi dalam negeri akan bergantung pada minat pasar terhadap produk AS.

“Pengaruhnya tidak terlalu signifikan, karena produk dari AS kemungkinan hanya akan menggantikan produk serupa dari negara lain yang tarifnya masih lebih tinggi,” pungkasnya.

Previous Post

Cara Cek Riwayat Kredit lewat SLIK OJK, Ini Syarat dan Langkahnya

Next Post

OJK Sulselbar Gelar Donor Darah untuk Dukung K3 dan Kepedulian Sosial

Next Post

OJK Sulselbar Gelar Donor Darah untuk Dukung K3 dan Kepedulian Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In