• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

SMAN 8 Bulukumba Gelar Workshop : Merancang Pembelajaran Deep Learning Berbasis AI

Nina Annisa by Nina Annisa
01.07.2025
in Education, News

BULUKUMBA.DAULATRAKYAT.ID.Semangat transformasi digital pembelajaran terus bergulir di Bulukumba.

Setelah sukses menggelar IHT Koding dan AI di SMAN 1 Bulukumba, kali ini SMAN 8 Bulukumba menjadi tuan rumah Workshop bertema “Merancang Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Deep Learning Berbasis AI”, Selasa (24/6/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Muhammad Yusran, S.Kom., M.Kom., C.STP., C.ET., C.HL., C.H.Tech. sebagai narasumber utama, didampingi oleh para pengawas dan pimpinan sekolah.

Dalam pemaparannya, Dr. Yusran menekankan pentingnya mindset guru abad 21.

“Deep Learning bukan soal kecanggihan algoritma, tapi soal mendidik siswa berpikir mendalam, kritis, dan kreatif. AI di kelas bukan untuk menggantikan guru, tapi untuk memberdayakan pembelajaran,” jelasnya di hadapan peserta.

Para guru diajak mendesain RPP berbasis proyek yang mengintegrasikan koding dan AI.

Diskusi hangat mengalir, terutama saat para peserta mencoba praktik merancang aktivitas belajar berbantuan AI seperti Chatbot, Canva AI, dan Gemini.

M. Yusuf, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Urusan Kurikulum SMAN 8 Bulukumba, menyampaikan apresiasinya.

“Ini kegiatan yang sangat penting untuk mendorong guru berani bereksperimen. Kami ingin guru-guru di SMAN 8 tidak hanya paham AI, tapi juga mampu mengintegrasikannya dengan kurikulum,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Hj. Hartiah, S.Pd., M.Pd., Pengawas Pembina SMAN 8 Bulukumba.

“Kami sangat mendukung inisiatif seperti ini. Guru harus siap dengan tantangan Society 5.0. Literasi digital dan etika AI harus diajarkan sejak dini, mulai dari guru,” tegasnya.

Workshop diakhiri dengan sesi refleksi bersama, di mana Dr. Yusran mengingatkan pentingnya sentuhan manusiawi.

“Teknologi hanyalah alat. Kepekaan, empati, dan kreativitas guru adalah kunci transformasi,” tutupnya disambut tepuk tangan peserta.

 

Laporan : A.R., BTKR.

Previous Post

DPRD Sulbar dan BPKPD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

Next Post

SMAN 4 Bulukumba Adakan Workshop Pemahaman Koding dan Deep Learning

Next Post

SMAN 4 Bulukumba Adakan Workshop Pemahaman Koding dan Deep Learning

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In