• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

OJK Dorong Inklusi Keuangan di 3 Kabupaten Provinsi Sulsel Lewat Kolaboras Sektor Jasa Keuangan dan Pemerintah Daerahi

admin@daulatrakyat.id by admin@daulatrakyat.id
28.04.2025
in Ekobis, Life Style, News

JENEPONTO.DAULATRAKYAT.ID.. Bantaeng- Bulukumba, 24 April 2025. Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berkolaborasi dengan Sektor Jasa Keuangan dan Pemerintah Daerah di tingkat Kecamatan dan Desa gelar edukasi keuangan dan pentingnya inklusi keuangan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kab.Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba. Peserta kegiatan di tiga lokasi ini terdiri dari Pelajar, Perangkat Desa, Pelaku UMKM, Penyandang Disabilitas, dan Masyarakat Umum, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2025 di 3 Kabupaten yang meliputi:

– Edukasi Keuangan kepada Perangkat Desa dan Masyarakat Umum Kecamatan Binamu Jeneponto dan edukasi kepada pelajar SMA Negeri 1 Jeneponto.

– Edukasi keuangan kepada Masyarakat Umum dan Perangkat Desa di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, serta edukasi keuangan syariah kepada santri/santriwati Pondok Pesantren DDI Mattoangin Bantaeng.

– Edukasi keuangan di Kabupaten Bulukumba dengan menyasar dua kelompok sasaran yang penting: pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada sesi pagi, serta penyandang disabilitas pada sesi siang.

Deputi Direktur OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Amiruddin Muhidu menyampaikan pentingnya untuk membiasakan menabung sejak dini yang memberikan pembelajaran finansial bagi pelajar.

Selain itu masyarakat perlu memahami karakteristik sektor jasa keuangan baik yang konvensional maupun Syariah, manfaat dan resikonya, serta berbagai modus penawaran investasi illegal hingga penipuan di sekor keuangan. Rangkaian kegiatan ini diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya perluasan akses keuangan bagi peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Berbagai tanggapan positif serta apresiasi dari penerima manfaat kegiatan juga disampaikan, diantaranya di Kecamatan Binamu ketika acara dibuka oleh Emil Ilyas, yang menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan yang digelar di wilayahnya. Ia menilai kegiatan ini sangat penting dan relevan bagi masyarakat serta perangkat desa dalam menghadapi maraknya aktivitas keuangan di era digital saat ini.

“Kami menyambut baik kegiatan edukasi keuangan ini karena sangat membantu masyarakat dan perangkat desa untuk memahami perbedaan antara aktivitas keuangan yang legal dan ilegal. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam berinvestasi dan memanfaatkan layanan keuangan yang tersedia,” ujar Emil Ilyas.

Turut memberikan apresiasi dalam sambutan, Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mattoangin, Abdul Haris Nurdinme, menekankan pentingnya pemahaman keuangan syariah bagi para santri sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Ia menyampaikan bahwa santri perlu dibekali pengetahuan yang cukup agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal keuangan.

“Edukasi keuangan syariah sangat penting bagi para santri, bukan hanya untuk bekal pribadi, tetapi juga agar mereka bisa menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam di tengah masyarakat,” ujar pimpinan pondok.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh. Ali Saleng. Dalam sambutannya saat pelaksanaan kegiatan di Bulukumba juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan, yang dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat. Ia menekankan pentingnya edukasi keuangan bagi pelaku UMKM, khususnya dalam mengakses pembiayaan yang legal dan bertanggung jawab untuk pengembangan usaha.

“Kegiatan ini memberikan pembelajaran penting bagi pelaku UMKM agar lebih bijak dalam mengakses kredit. Kami juga mengingatkan agar tetap waspada terhadap tawaran layanan keuangan ilegal yang saat ini marak dan bisa merugikan masyarakat,” ujar Muh. Ali Saleng.

Selain menyasar pelaku usaha, kegiatan ini juga memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas, sebagai bentuk komitmen inklusif dalam membangun literasi keuangan yang merata. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sederhana, pengenalan produk dan layanan keuangan yang mudah diakses, serta perlindungan konsumen.

Acara yang digelar ini diharapkan dapat mendorong peningkatan inklusi keuangan dengan pembukaan rekening simpanan pelajar dan juga penyaluran Kredit Usaha Rakyat di berbagai sektor.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Previous Post

Hari Bhakti Pemasyarakatan, Gubernur Sulbar Apresiasi Karya Warga Binaan

Next Post

Pilgub Usai dan Sukses,Ketua KPU RI Apresiasi KPU Sulsel dan Semua Aparat Pemilihan Berlangsung Damai dan Lancar

Next Post

Pilgub Usai dan Sukses,Ketua KPU RI Apresiasi KPU Sulsel dan Semua Aparat Pemilihan Berlangsung Damai dan Lancar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In