• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Wabup Jumail ke ASN: Penanganan Banjir Harus Jadi Gerakan Sosial

admin@daulatrakyat.id by admin@daulatrakyat.id
22.04.2025
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat.id — Pernyataan menarik dilontarkan Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, saat memimpin apel pagi, Selasa (22/4/2025), di Lapangan Upacara Kantor Bupati.

Dalam arahannya di hadapan ratusan ASN, Wabup Jumail mengungkapkan bahwa penanganan banjir di Luwu Utara harus menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk ASN.

“Kepedulian Bupati terhadap persoalan banjir ini sangat tinggi, sehingga kita diminta ikut menjadi bagian dari penanganan banjir, karena juga bagian dari kewenangan pemda,” katanya.

Ia mengatakan, perubahan pola pikir dalam penanganan banjir sudah saatnya diubah. Tidak boleh lagi ada yang berpikir bahwa banjir adalah kewenangan entitas tertentu, melainkan semua pihak harus berpikir dan melibatkan diri dalam penanganan bencana.

“Ketika terjadi bencana, jangan lagi ada yang berpikir bahwa ini kewenangannya balai sungai, ini kewenangan balai jalan. Tidak ada itu! Kalau sudah masalah bencana, semua harus terlibat dalam penanganannya,” tegas Jumail Mappile.

“Dalam filosofi pemerintahan, maka prinsip otonomi daerah berlaku, yaitu daerah ini daerahnya pusat, dan pusat itu pusatnya daerah,” kata mantan Kadisporapar ini menambahkan.

Ia pun meminta para ASN untuk tampil terdepan dalam penanganan persoalan banjir yang telah bertahun-tahun terjadi. “Harus ada gerakan massal, gerakan sosial untuk membantu penanganan bencana. Banjir di Malangke ini harus kita selesaikan,” tegasnya lagi.

Salah satu yang telah dilakukan pemda, kata dia, ialah dengan menggerakkan desa-desa untuk membantu pemda, termasuk keterlibatan para pengusaha yang memiliki kepedulian terhadap bencana banjir di Luwu Utara ini.

“Apapun yang dibantu, kita harus terima, dan itu harus kita gerakkan bersama, dan para ASN harus bisa mempelopori gerakan sosial ini. Kita sudah harus memulai menggerakkan ini semua, termasuk melibatkan partisipasi masyarakat desa,” terangnya.

“ASN harus menjadi garda terdepan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Karena kalau kita mengandalkan dana, tentu ini belum cukup. Maka kita yang harus bergerak di depan. Kita harus berempati pada penderitaan masyarakat,” sambungnya.

Dikatakannya, gerakan sosial ini harus menjadi gerakan bersama, dan itu harus dimulai dari diri masing-masing ASN. “Luwu Utara ini potensi banjirnya tinggi, karena curah hujannya juga sangat tinggi. Sehingga penanganan banjir wajib menjadi gerakan sosial,” pungkasnya. (lhr/jal/dr)

Previous Post

OJK Dorong Perempuan Cerdas,Berdaya dan Berintegritas Melalui Semangat Keteladanan Kartini

Next Post

Buntut Meninggalnya Seorang Pasien, Gubernur Sulbar Akan Evaluasi Pelayanan RSUD

Next Post

Buntut Meninggalnya Seorang Pasien, Gubernur Sulbar Akan Evaluasi Pelayanan RSUD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In