• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Visi Makassar Inklusif, Aman dan Berkelanjutan

admin@daulatrakyat.id by admin@daulatrakyat.id
26.03.2025
in Berita

Makassar-daulatrakyat.id-Walikota Makassar Bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham dalam memimpin Kota Makassar, selain mengusung visi Makassar yang Unggul, juga mengusung Vis Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.

 

Untuk aspek inklusif, Munafri mengatakan, pembangunan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. “Hal ini mencakup akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pelayanan publik lainnya,” ujarnya.

 

Dari segi keamanan, Munafri berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, tidak hanya dalam aspek ketertiban, tetapi juga dalam konteks sosial, ekonomi, dan lingkungan.

 

“Pembangunan juga harus memperhatikan keberlanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” tambahnya.

 

 

Hal ini dikatakan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin Ketika membuka Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kota Makassar Tahun 2025-2029, berlangsung di Ruang Sipakatau pada Kamis, 20/3/2025, yang juga dihadiri oleh Kepala Bappeda Kota Makassar, A Zulkifly.

 

Melalui forum ini, Munafri berharap forum ini menghasilkan strategi konkret, terukur, dan realistis agar menjadi acuan dalam menetapkan program prioritas yang sesuai kebutuhan masyarakat.

 

“Setiap sasaran harus memiliki indikator yang jelas dan dapat diukur. Dengan begitu, kita bisa menilai sejauh mana kemajuan yang telah dicapai dalam setiap tahapan pembangunan,” lanjutnya.

 

Selain berdasarkan data dan angka, penyusunan program pembangunan juga harus mempertimbangkan aspek sosial, partisipasi masyarakat, serta pengelolaan sumber daya yang ada.

 

“Pembangunan kota tidak bisa dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. Dibutuhkan komunikasi dan koordinasi yang kuat antarsemua perangkat daerah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar efektif,” ungkapnya.

 

Sebagai penutup, Munafri meminta seluruh peserta forum untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan seksama.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara yang didampingi oleh Kepala Bappeda Andi Zulkifli Nanda, jajaran staf ahli, dan asisten.

 

Forum kemudian dilanjutkan oleh Kepala Bappeda Makassar, dan tim transisi untuk membahas lebih lanjut penyusunan Renstra 2025-2029. (*/y)

 

Previous Post

Membangun Kota Makassar yang Visioner

Next Post

Perangkat Daerah Wajib Menyusun Renstra

Next Post

Perangkat Daerah Wajib Menyusun Renstra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In