• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Ocupansi Kurang 20 Persen,GIPI,PHRI,ASITA dan IHGMA Minta Pemerintah Pusat Segera Cairkan 50 Persen Bantuan Dana Operasional

admin@daulatrakyat.id by admin@daulatrakyat.id
26.03.2025
in Ekobis, Life Style, News

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Sektor perhotelan di Sulawesi Selatan mengalami tekanan berat akibat rendahnya tingkat hunian yang kini berada di bawah 20%. Kondisi ini membuat banyak hotel terpaksa merumahkan karyawannya hingga lebih dari separuh total tenaga kerja.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, menyebut bahwa tingkat okupansi yang hanya mencapai 15% telah membuat industri perhotelan berada di titik kritis.

“Kami sudah berjuang keras untuk bertahan di angka 15%. Banyak hotel yang harus mengurangi karyawan hingga 65% agar tetap bisa beroperasi. Pemerintah perlu menyadari bahwa sektor ini adalah penyumbang besar bagi pendapatan daerah melalui pajak,” ujar Anggiat dalam konferensi pers, Selasa (25/3).

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Sulsel, Suhardi, juga menyoroti dampak luas dari krisis ini. Ia menegaskan bahwa rendahnya okupansi hotel turut memukul sektor-sektor lain yang bergantung pada industri pariwisata.

“Bukan hanya hotel yang terkena dampak. Agen perjalanan kehilangan pelanggan, transportasi sepi penumpang, restoran kehilangan pengunjung, dan UMKM yang bergantung pada wisatawan ikut merugi,” kata Suhardi.

Sementara itu, Ketua Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Sulsel, Abdullah Bazergan, mengungkapkan bahwa meskipun berbagai pelaku usaha telah menurunkan harga layanan mereka, permintaan tetap minim.

“Kami sudah menawarkan harga terbaik, tapi daya beli masyarakat terhadap layanan pariwisata masih sangat rendah. Bahkan, banyak pelaku usaha kesulitan membayar tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Perwakilan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel, Darwinsyah Sandolong, menekankan perlunya intervensi pemerintah untuk menyelamatkan industri ini.

“Kami meminta stimulus 50% segera dikucurkan agar sektor pariwisata bisa bertahan. Jika tidak ada bantuan, dampaknya akan semakin luas, termasuk meningkatnya angka pengangguran dan menurunnya pendapatan daerah,” tegasnya.

Para pelaku industri pariwisata membandingkan situasi saat ini dengan krisis ekonomi 1998, di mana UMKM menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi. Namun, kali ini perbedaannya lebih tajam, karena sektor perhotelan dan pariwisata yang paling terdampak, sementara UMKM juga mengalami kesulitan akibat turunnya daya beli masyarakat.

Mereka berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar industri ini tidak semakin terpuruk dan bisa kembali bangkit dalam waktu dekat. (*)

Previous Post

RUPS Tahunan dan Luar Biasa 2025 PT XL Axiata Tbk Setujui Pembagian Dividen Rp 1,12 Triliun dan Perubahan Susunan Direksi serta Penggabungan Usaha

Next Post

Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Jaringan dengan AI untuk Hadapi Lonjakan Konektivitas di Ramadan dan Lebaran

Next Post

Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Jaringan dengan AI untuk Hadapi Lonjakan Konektivitas di Ramadan dan Lebaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In