• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Akhir Masa Jabatannya, Pj Bahtiar Seakan Tiada Lelah Jelajahi Wilayah Sulbar Nyaris Tak Tersisa

by
13.02.2025
in Berita

Pasangkayu,daulatrakyat.id- Seakan tiada kata lelah mengunjungi warga, begitulah kalimat yang patut diberikan kepada Sang PJ Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin.

Sejak dirinya pertama kali menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulbar 12 mei 2024 lalu. Ia mulai bergerak, hingga akhir masa jabatannya. Nyaris tak ada yang tersisa di wilayah Sulbar yang tak dikunjunginya. Kota, hingga pelosok desa di jelajahi, mulai dari perbatasan Mamasa – Toraja, Sulsel – Sulbar, samoau perbatasan Sulteng – Sulbar.

Seperti terlihat pada Kamis 13 Februari 2025 hari ini. Bahtiar Baharuddin menelusuri Suku Bunggu Kawasan Adat Terpencil di Dusun Kalimbamba, Desa Polewali Pasangkayu, Sulbar.

Bersama rombongan, PJ Gubernur Sulbar ini dijemput secara tarian adat Me’aju yang dilakukan oleh komunitas suku bunggu. Sambil mengayun ayunkan parang ke udara dan menari, seorang tokoh adat yang dituakan atas nama Simon menjemput Pj Bahtiar yang didampingi oleh Sekda Pemkab Pasangkayu Zain Machmud dan Kepala Kesbangpol Sulbar Herdin, serta Kadis Koperindag dan UMK Bau Akram. Sebelum naik ke rumah pendopo, tetua adat memasangkan topi adat Siga suku Bunggu yang terbuat dari kulit kayu.

“Saya sudah lama merencanakan ke sini. Saya sangat penasaran menemui saudara saudara kita di sini,” ucap Pj Bahtiar di hadapan seratusan lebih anak anak suku Bunggu yang duduk bersila. Setiap saat anak anak suku bunggu yang ditemani ibu nya bertepuk tangan laly disertau senyuman yang khas dari mereka.

Sementara Simon, sang tetua adat bersama seorang wanita adat lainnya duduk mendampingi Pj Bahtiar dan menyimak setiap pesan pesan dari Dirjen Politik dan Kementerian Umum Kemendagri ini.
Bahtiar mengatakan sebaiknya Suku Bunggu ini terdaftar sebagai Komunitas Adat Terpencil oleh negara di mana melibatkan sejumlah kementerian untuk melakukan pembinaan dan relokasi kawasan.

“Pak kadis, tolong siapkan suratnya kita kirim di kementerian nanti saya bertanda tangan” kata Bahtiar kepada sejumlah kadis yang ikut rombongan.

Usai menyampaikan harapan harapan dan pesannya, Bahtiar kemudian menyerahkan bantuan berupa beras yang diterima langsung oleh Tetua Adat Simon di mana nantinya akan dibagikan kepada warga lainnya. Selain itu dibagikan pula tempat tidur dan mie instan.

Suku Bunggu merupakan komunitas suku yang sebelumnya mendiami daerah pegunungan di perbatasan Sulawesi Tengah (Donggala) dengan Pasangkayu Sulawesi Barat. Dulu hidup  dengan pola hidup nomaden. Suku Bunggu aslinya adalah Suku Kaili dari Sulawesi Tengah yang dulu hidup di atas pohon. Seiring perkembangan zaman sebagian diantara mereka sudah berbaur dengan masyarakat umum dan menetap hidup sehari hari di di perkampungan.

Kedatangan Pj Bahtiar tentu disambut haru oleh warga adat Bunggu.
“Terima kasih bapak Gubernur sudah datang ke tempat kami dan menemui saya,” kata Simon.
Tetua adat Bunggu ini senang sebab didatangi oleh pejabat dan mendapatz perhatian dari pemerintah pusat.
“Semoga nanti di Jakarta bapak Gubernur sehat sehat selalu,” tandasnya.

Sebelum meninggalkan lokasi kawasan suku adat Bunggu, Bahtiar menyerahkan ratusan pohon sukun kepada warga adat Bunggu. Mereka berjanji akan menanam di halaman rumah mereka. “Kami akan tanam sebagai kenang kenangan bapak gubernur” pungkas Simon.

Hadir saat kunjungan ke Suku Bunggu yakni sejumlah kepala OPD Pemprov Sulbar seperti Asisten 2 yang juga Kepala Dinas DKP Suyuti Marzuki, Kepala Inspektorat M.Natsir, Kadis Pendidikan Miftar, Kadis Ketahanan Pangan Abd.Waris, Kepala Kesbangpol Herdin, Kadis Perkim H.Syahruddin, Kadis Kominfopers, Mustari Mula, Plt Kepala Satpol PP Akhsan, Kadishub Maddareski, Kadis KLH H.Zulkifli, Kadis UMKM Bau Akram, Kadis Kehutanan Aco Takdir serta Sekda Pasangkayu dan camat setempat.(Rls/dr)

Previous Post

Peduli Korban Banjir,Pemerintah Kecamatan Moncongloe dan Pemerintah Desa Moncongloe Lappara Serahkan Bantuan Sembako dan Obat-Obatan

Next Post

Kunjungan Komisi 1 ke Disdukcapil : Warga keluhkan sarana pelayanan

Next Post

Kunjungan Komisi 1 ke Disdukcapil : Warga keluhkan sarana pelayanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In