• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Bahtiar Baharuddin Lakukan Refocusing Anggaran, Bantuan Keuangan Desa di Sulsel Tak Terealisasi

by
15.11.2024
in Ekobis, Life Style, News

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Saleh angkat bicara terkait bantuan keuangan desa tahun 2023.

Diketahui, Pemprov Sulsel saat masih dijabat oleh Andi Sudirman menyerahkan bantuan keuangan untuk beberapa Desa. Penyerahan itu berlangsung pada Agustus 2023 lalu.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sulawesi Selatan, Andi Sri Rahayu Usmi mempertanyakan bantuan dana desa andalan senilai Rp 500 juta sampai saat ini belum terealisasi.

Menanggapi hal itu, Saleh menyampaikan, “Kita tahu ada 5 Desa di Sulsel yang dapat. Namun belum sempat terealisasi karena terjadi refocusing anggaran,” katanya.

Refocusing anggaran secara besar-besaran kala itu dilakukan saat kepemimpinan Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin di awal September 2023. Salah satunya, anggaran bantuan ini terdampak.

Bantuan keuangan desa ini sebagai bentuk stimulus dukungan Pemprov Sulsel dalam mendukung pembangunan di Desa.

Padahal alokasi anggaran tersebut sudah siap dibayarkan dan sangat dinantikan Desa. Namun atas kebijakan Pj Gubernur Bahtiar yang melakukan refocusing anggaran, sehingga bantuan keuangan desa ini tidak terealisasi.

“Bantuan Keuangan Desa Andalan dibagikan pada saat acara di Rujab di akhir-akhir masa jabatan pak Andi Sudirman sebagai Gubernur,” kata Saleh.

Terpisah, Jubir Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR) menegaskan, Pemprov di era Andi Sudirman sangat perhatian terhadap desa. Sehingga, jika itu adalah dirinya tidak mungkin bantuan seperti itu tidak terealisasi.

Sebagaimana Andi Sudirman adalah gubernur yang berkomitmen dalam mendorong pengentasan desa tertinggal di Sulsel. Salah satunya dengan intervensi berupa bantuan keuangan.

“Terbukti berdasarkan data, pada tahun 2021, jumlah Desa Sangat Tertinggal berjumlah 38. Kemudian berhasil diturunkan tahun 2022 menjadi tinggal 11 Desa Sangat Tertinggal. Begitu seterusnya,” ucapnya.(*)

Previous Post

Bukan Kota Wisata Seperti Dijanjikan Danny, Tokoh Pemuda Sebut Masyarakat Lutra Butuh Hal Ini

Next Post

Polda Sulsel Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Perlindungan Pekerja Migran

Next Post

Polda Sulsel Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Perlindungan Pekerja Migran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In