• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Cegah Penyakit Rabies, Ratusan Ekor Hewan Penular Rabies di Luwu Utara Divaksinasi dan Dikastrasi

by
02.10.2024
in Berita

Luwu Utara,daulatrakyat.id — Sebanyak 73 ekor hewan penular rabies (HPR) berhasil divaksinasi oleh Tim Medik Veteriner atau dokter hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara.

Vaksinasi rabies dilakukan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang mengambil tema “Mendobrak Batasan Rabies”, yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Pelaksanaan vaksinasi rabies dipusatkan di pelataran kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersipda), sekaligus sebagai venue peringatan Hari Rabies Sedunia 2024.

Vaksinasi rabies ini melibatkan 13 orang tenaga vaksinasi dan kastrasi dari Dinas Pertanian. Masing-masing 9 orang dokter hewan dan empat orang paramedik hewan.

Kepala Dinas Pertanian melalui Kabid Peternakan, Kaswanto, menyebutkan, total 73 ekor hewan penular rabies yang divaksin, dari 100 ekor yang menjadi target vaksinasi.

Pihaknya juga melakukan kegiatan sterilisasi (kastrasi). Tercatat ada 35 ekor HPR yang dikastrasi dari 36 ekor target kastrasi. Total 108 HPR yang dilakukan vaksinasi dan kastrasi.

“Sasaran dan target kita adalah para pemilik hewan kesayangan, yaitu sebanyak 45 orang. Jumlah ini berdasarkan registrasi, mengingat kuota masih terbatas,” ujar Kaswanto.

Kaswanto mengungkapkan, target vaksinasi 100 ekor hewan penular rabies (HPR) adalah kucing dan anjing. Sementara target kastrasi terhadap 36 ekor HPR adalah kucing.

“Semoga kesadaran masyarakat makin meningkat, dengan melakukan pemeliharaan terhadap hewan kesayangan yang sehat dengan vaksin rutin sekali setahun,” harapnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian, Made Sudana, mengungkapkan, kasus gigitan HPR di Luwu Utara termasuk tinggi, sehingga pihaknya berupaya melakukan tindakan pencegahan.

“Jumlah kasus gigitan HPR yang terlapor tercatat 116 kasus gigitan pada 2022. Sementara 2023, ada 285 kasus. Dan 2024 per Agustus, sudah ada 180 kasus,” ungkap Made.

Meski kasus gigitan HPR agak tinggi, namun belum ada kasus yang berujung pada kematian. “Kita patut bersyukur, tak ada korban meninggal dunia, karena korban langsung mendapat penanganan oleh tim medis,” terangnya. (lhr/jal)

Previous Post

Tangkap Pelaku Curanmor Saat Lepas Dinas, Personel Polda Lampung Dapat Hadiah Sekolah Inspektur Polisi dari Kapolri

Next Post

Polres Luwu Utara Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Next Post

Polres Luwu Utara Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In