• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Tantangan Ekonomi Tahun 2025 Lebih Berat, Sekda Sulsel Jufri Rahman Minta TPAKD Optimalkan Program OJK

by
30.08.2024
in Ekobis

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengungkapkan jika kondisi perekonomian pada tahun 2025 akan lebih berat dibanding saat ini. Karena itu, pemerintah, khususnya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) harus lebih optimal menjalankan program-program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Karena kondisi keuangan kita, saya pinjam istilah Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) dalam setiap rapat di Istana beliau mengatakan kondisi fiskal kita sedang tidak baik-baik saja. Karena itu kita harus siap siaga, bahkan ada statement beliau yang seperti mengancam bahwa 2025 itu akan lebih berat (kondisi ekonomi) dibandingkan 2024 dan itu tantangan untuk pemerintahan baru yang akan datang,” jelas Jufri Rahman, saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Timur, yang digelar OJK di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis, 29 Agustus 2024.

Jufri Rahman mengungkapkan, rapat koordinasi TPAKD ini menentukan pembangunan di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan. Sehingga, peran OJK sangat penting dalam memberikan edukasi, literasi, dan inklusi keuangan kepada masyarakat.

“Sementara terkait dengan seluruh program-program OJK segera dievaluasi, dan kalau itu berhasil segera direplikasi di seluruh kawasan,” ungkapnya.

Selain itu, Jufri Rahman berharap agar OJK bisa turun langsung ke masyarakat dan mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat saat ini. Dan kepada TPAKD, untuk dapat menjalankan program-program OJK secara optimal, untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, baik secara nasional maupun untuk Kawasan Sulampua.

Sementara itu, Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan, memperkuat perekonomian, dan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional di wilayah timur Indonesia.

Iapun melaporkan tingkat perekonomian di regional Sulampua tumbuh pada angka 6,74 persen atau berada diatas angka pertumbuhan ekonomi nasional 5,07 persen.

Turut hadir, Direktur Inklusi Keuangan OJK Edwin Nurhadi, dan Kasubdit BUMD, Lembaga Keuangan, dan Aneka Usaha, Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah, Bambang Ardianto.

Dari Pemprov Sulsel, hadir Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Aziz Bennu, dan Kepala Bidang Komunikasi dan Humas Diskominfo Sulsel, Fitra.

(*)

Previous Post

Diusung PAN dan PKB, Arsyad Kasmar dan Fajar Jabir Mendaftar di KPU sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara

Next Post

Persembahan Kuota Internet dari Pelanggan Setia Tri Untuk Tingkatkan Potensi Generasi Muda Indonesia di Dunia Digital

Next Post

Persembahan Kuota Internet dari Pelanggan Setia Tri Untuk Tingkatkan Potensi Generasi Muda Indonesia di Dunia Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In