• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Tingkatkan Kemandirian dan Daya Saing Berbasis Digitallisasi,KementKementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Gelar Rakor

by
06.05.2024
in Ekobis, Kementrian, Pemprov Sulsel, Teknologi

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Untuk lebih meningkatkan kemandirian dan daya saing daerah transmigrasi, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor ) Transmigrasi 2024 di Hotel Four Point Makassar, Senin (06/05/2024)

Rakor bertemakan “Penuntasan Sasaran Program RPJMN 2020-2024″ Mewujudkan Kawasan Transmigrasi Mandiri dan Bersaya Saing” resmi dihadiri langsung oleh Menteri Desa PDTT Prof Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Cak Halim.

Dipaparkan Prof Halim kalau selama ini transmigrasi secara bertahap telah memberikan dampak yang signifikan terhadap pemerataan pembangunan.

“Jadi, sejak tahun 1905 -1950 perkembangan transmigrasi sangat baik. Kita sudah menghadirkan ribuan desa, kabupaten/kota hingga provinsi,” kata dia didepan awak media.

Ia berharap melalui rakor Transmigrasi 2024 ini, kemacetan akan mengonsolidasikan kinerja lintas instansi dalam menuntaskan target RPJMN 2O2O-2O24.

Lanjut dipaparkan Cak Halim kedepannya bakal ada rencana konektifitas dan revitalisasi kawasan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan dan arah kebijakan dari setiap daerah.

“Melalui Rakor ini kami ingin menggali peluang untuk melakukan pengembangan transmigrasi modern terkait dengan alternatif pembiayaan perumahan dan pengembangan ekonomi perikanan,” jelasnya.

Sejauh ini belum berhasil menjalankan program lain antara lain memindahkan, menata, dan menempatkan penduduk dengan jumlah kurang lebih 2,2 juta kepala keluarga atau sekitar 9,2 juta jiwa.

“Harapan kita transmigrasi ke depan harus lebih menarik berbasis skill. Lahan-lahan yang ada juga harus berbasis modern. Tidak ada lagi lahan dipotong-potong dimana satu kawasan itu milik bersama, digarap bersama.

Sehingga kata dia pengerjaan petani apapun sudah modernisasi, tidak lagi model cangkul agar produktifitasnya lebih tinggi tetapi infrastruktur juga harus baik.

Previous Post

Jadwal Pemberangkatan CJH Sulbar Kloter 7 dan 9 Gelombang Pertama

Next Post

Pimpin Pansus, Yeni Anggota DPRD Makassar Tegaskan Pentingnya Ciptakan Lingkungan Kondusif

Next Post

Pimpin Pansus, Yeni Anggota DPRD Makassar Tegaskan Pentingnya Ciptakan Lingkungan Kondusif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In