• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Kapolres Luwu Utara Bersama Bupati Luwu Utara Tinjau Lokasi Banjir di Desa Bantimurung

by
26.03.2024
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat.id — Kapolres Luwu Utara AKBP Husni Ramli, S.Ik, MH, Triopsla bersama Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani meninjau warga yang terdampak banjir di desa Bantimurung, kecamatan Bone-Bone, Selasa (26/03)

Selain meninjau warga yang terdampak banjir Kapolres bersama rombongan dan Bupati Luwu Utara meninjau juga lasi daerah meluap air sungai di bendungan Bantimurung

Kapolres Husni Ramli mengungkapkan, jadi hari ini kita dari Polres Luwu Utara telah melaksanakan pembersihan membantu warga pasca banjir tadik malam.

Husni menyebutkan, di kecamatan Bone-Bone ini ada tiga desa terendam, salah satunya yang terparah itu di desa Bantimurung

“Tadik kami sudah membersihkan sekolah di SDN 217 Tamuku, sudah bersih makanya itu kita pindah disini,”ungkapnya

Kapolres Husni Ramli menjelaskan, pola yang digunakan dalam kegiatan gotong royong yaitu pola rayonisasi, karena ada dua kecamatan yang terdampak banjir hari ini

“Ada beberapa kecamatan yaitu di Sabbang selatan ada kejadian serupa dan ada kegiatan lain sehingga kita gunakan pola rayonisasi beberapa Polsek di gabung jadi satu untuk melaksanakan kerja bakti disini,”jelasnya

Kapolres Luwu Utara mengatakan, sampai saat ini menurut laporan dari Polsek dan hasil pantauan kita saat ini tidak ada korban jiwa untuk dua kecamatan yang terdampak banjir.

“Hanya korban materil didata kami hampir 150 rumah warga yang terendam banjir di dua kecamatan sementara fasilitas umum ada dua mesjid dan sekolah ada dua,”tandasnya.

Sementara itu Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, pertama dari kondisi air, bedanya kalau Masamba walaupun banjir besar tetapi airnya relatif jernih kalau ini airnya keruh dan lumpur jadi itu bedanya.

“Kemudian yang kedua dari material kayunya itu hasil pembukaan lahan atau bukan asumsi awal kita kelihatan hasil pembukaan lahan di hulu dan ini harus dikendalikan,”tandasnya.(jal/dr)

Views: 169
Previous Post

Pelindo Group di Wilayah Kerja Makassar Gelar Pemeriksaan Gratis Bagi Warga Cambaya

Next Post

Personil Polsek Bone-Bone Bersama Gabungan Damkar dan Satpol PP Bantu Warga Bersihkan Mesjid yang Terdampak Banjir

Next Post

Personil Polsek Bone-Bone Bersama Gabungan Damkar dan Satpol PP Bantu Warga Bersihkan Mesjid yang Terdampak Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In