• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Botting Film Karya Sineas Makassar Target 1000 Penonton Siap Tayang Besok 21 Maret 2024

by
20.03.2024
in Ekobis, Life Style, News

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Film “Botting” produksi Dimensi Picture asosiasi dan PT Dimensi Cinema Indonesia. Film bergenre horor ini bakal ditayangkan secara serentak di Bioskop Indonesia, pada 21 Maret mendatang.

Pemutaran perdananya telah dilaksanakan dengan mengundang beberapa instansi serta media di Cinema XXI Mal Panakukang, Selasa (19/3/2024).

Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Mohammad Roem mengatakan, saat ini masyarakat Makassar kembali menjadi saksi di industri film lokal.Film merupakan salah satu dari 4 subsektor industri kreatif andalan Makassar.

“Kita kembali melihat bahwa ini mengangkat kearifan lokal dengan genre yang lagi tren saat ini, yakni horor,”ucapnya.

Diharapkan lebih banyak lagi pintu yang terbuka untuk film ‘Botting’ ini, bahwa Makassar memang bisa seperti Uang Panaik sukses ditonton 600 ribu penonton semoga Botting dapat melebihi uang Panaik,” tambahnya.

Sutradara Botting, Syaiful HR mengatakan, film ini telah diproduksi sejak enam tahun lalu.Meskipun tidak sehoror film-film nasional lainnya, namun ada pesan yang ingin ia sampaikan di dalamnya.

“Saya ingin tampilkan dari segi kearifan lokal, apalagi film ini berdasarkan kisah nyata. Saya tidak mau membuat karya yang cerita bukan dari kisah nyata,” ujarnya

Ia berharap Botting dapat ditonton masyarakat Makassar dan meraup 1000 penonton.

Produser Eksekutif Film ‘Botting’, Arif Mone mendukung film ini karena ingin menyampaikan perjuangan sutradara untuk meyakinkan para penonton.

“Anak muda Makassar hebat-hebat, ini bisa menjadi hal yang baik hingga sampai nasional,”pungkasnya.

Film ini bercerita tentang calon pengantin wanita yang naas meninggal dunia karena dibunuh. Jasadnya digantung di tengah hutan di Kabupaten Bone. Ini merupakan kisah nyata yang terjadi pada tahun 1990-an.

Previous Post

Pemkab Luwu Gelar GPM di Kecamatan Latimojong

Next Post

Perkuat Bisnis Global, Telin Resmikan Telin Operation and Command Center (TOCC)

Next Post

Perkuat Bisnis Global, Telin Resmikan Telin Operation and Command Center (TOCC)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In