• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Inflasi Kota Palopo Terendah Di Sulsel, Pj Gubernur Lakukan Kunjungan Ke PNP

by
26.01.2024
in Berita

Palopo daulatrakyat.id – Pj Gubernur Sulsel, Dr. Bahtiar Baharuddin, M. Si., mengapresiasi kinerja Pj Wali Kota Palopo, Asrul Sani, dalam menekan inflasi.

Hal itu diungkapkan Bahtiar Baharuddin, dalam kunjungannya ke Pusat Niaga Palopo, Kamis (25/01/2024).

“Sejak Pj Wali Kota Palopo menjabat, beliau mampu mengendalikan inflasi secara baik. Bahkan berada di angka 2,21 persen. Hal menjadikan inflasi Kota Palopo, terendah di Sulsel,” kata Bahtiar Baharuddin.

Selain itu, kata Bahtiar, untuk pertama kalinya juga Provinsi Sulsel berada di bawah nasional capaian penurunan inflasi yakni, 2.71 persen.

“Alhamdulillah di Sulsel, sejak kami turun terus (peninjauan), kita berhasil menurunkan inflasinya. Sebulan kami kerja, di bulan Oktober jadi turun 2,33, turun satu poin (dari 3,35) yang tidak pernah terjadi di Sulsel,” katanya.

“Di bulan Desember, untuk pertama kalinya dalam sejarah Sulsel itu bisa di bawah rata-rata nasional diangka 2,71,” lanjutnya.

Pada saat hari raya Natal dan tahun baru (Nataru) inflasi juga bisa dikendalikan di angka 2,81 persen.

“Di awal tahun ini Alhamdulillah juga bisa kita kendalikan,” ungkap Bahtiar kepada wartawan.

Bahtiar Baharuddin melanjutkan, Sulsel bahkan mendapatkan apresiasi secara khusus dari Gubernur Bank Indonesia.

“Kita masuk 10 terbaik, dan dari Kemendagri kita masuk dalam kuadran ke-3. Kuadran ketiga adalah daerah-daerah yang mampu menjaga inflasi dibawah 3 persen,” jelasnya.

“Itu artinya apa?, Jadi ada 21 bahan pokok yang mempengaruhi inflasi. Kalau (laju inflasi) berada diantara (poin) 2 dan 3 (laju inflasi), mengartikan bahwa jumlah barang-barang semuanya ada dan mencukupi,” tambahnya.

Lebih jauh, Bahtiar mengatakan, diantara 2 dan 3 persen, itu juga berarti petani-petani masih mendapatkan harga yang bagus.

“Semua ini makna inflasi. Jadi inflasi itu bukan hanya sudah (harga) rendah, namun terlalu rendah juga menjadi persoalan,” ungkap Bahtiar menjelaskan.

Sebelum melakukan kunjungan ke Pusat Niaga Palopo, Pj Gubernur Sulsel didampingi Pj Wali Kota Palopo bersama Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan, Liberti Sitinjak, menghadiri gerakan pangan murah.

Kegiatan ini digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo, perangkat daerah terkait, distributor dan UMKM yang digelar di Lapangan Pancasila Kota Palopo.

Previous Post

Bupati Luwu Resmikan Gedung Baru Puskesmas Larompong Selatan

Next Post

Pj Gubernur Sulsel Cek Kesiapan KPU Palopo hadapi Pemilu 2024

Next Post

Pj Gubernur Sulsel Cek Kesiapan KPU Palopo hadapi Pemilu 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In