• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

OJK Sulselbar Paparkan Kondisi Industri Jasa Keuangan dan Industri Keuangan Non Bank Tumbuh Postif,Kredit Konsumtif Lebih Tinggi Dibanding Kredit Produktif

by
10.12.2023
in Berita

BALI.DAULATRAKYAT.ID. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat merilis data perkembangan industri jasa keuangan Sulawesi Selatan. Prekonomian Sulawesi Selatan pada triwulan III/2023 ditopang oleh sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, sektor perdagangan eceran serta sektor Industri Pengolahan.

Sampai pada Oktober 2023, penghimpunan dana Pihak Ketiga (DPK) Rp125.15 triliun atau tumbuh 7,11% (yoy). DPK masih didominasi tabungan sebesar Rp72,94 triliun, Deposito sebesar Rp31,10 triliun (24,85%), dan Giro sebesar Rp21,11 triliun (16,86%

Dikatakan Darwisman data diatas menunjukkan jika ditengah perlambatan ekonomi Industri Perbankan tetap tumbuh positif.Aset perbankan tumbuh sebesar 9,55 persen diatas nasional,begitupun dengan kredit.Kredit tumbuh sebesar 12,18 persen artinya Industri Jasa Keuangan tetap bertumbuh dengan kinerja dan program yang sesuai dengan arahan presiden Jokowi.

“Kami sangat senang IJK tumbuh positif
ditambah pasar modal yang juga mengalami pertumbuhan yang sangat baik.
,”ujar Darwisman.

Untuk IKNB seperti Pegadaian juga tumbuh positif,gadai emas tumbuh
Pinjol juga tumbuh.Namun perkembangan  asuransi umum melambat kendati asuransi jiwa mengalami peningkatan.

Adapun perkembangan Kredit di Sulsel antara lain kredit komsumtif lebih tinggi daripada produktif artinya kemampuan masayarakat cukup tinggi.

“Kami melihat momentim perbankan 2024 akan lebih baik daripada 2023 dimana Pisang Cavendis yang merupakan pilot project pemprov Sulsel kami targetkan  100 hektar  penamaman buat lahan-lahan baru begitu juga dengan komoditi lainnya,”jelasnya.

Darwisman mengajak masyarakat Sulsel untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan menanam Pisang Cavendis karena memiliki nilai jual dan keuntungan yang signifikan.

Previous Post

DLiquid Hotel Claro Makassar Bakal Menampilkan Fabhio Fasher

Next Post

OJK Proyeksikan Budidaya Pisang di Sulsel Dorong Perputaran Uang Hingga Rp180 Triliun Per Tahun

Next Post

OJK Proyeksikan Budidaya Pisang di Sulsel Dorong Perputaran Uang Hingga Rp180 Triliun Per Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In