• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Seorang CPNS di Kab. Luwu Utara Lahirkan Sebuah Rancangan Aktualisasi yang Akan Diterapkan di Kantor Diskominfo-SP.

by
11.12.2022
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat.id — Salah seorang CPNS pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Luwu Utara melahirkan sebuah rancangan aktualisasi yang akan ia terapkan di Kantor Diskominfo-SP.

Aktualisasi yang lahir dari sebuah rancangan aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS ini diharap dapat mengatasi berbagai persoalan pendokumentasian administrasi Surat Pertanggungjawaban (SPj) yang selama ini belum berjalan optimal.

Adalah Fajerianti Rosita, CPNS Diskominfo-SP Luwu Utara, yang melahirkan sebuah rancangan aktualisasi yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam upaya menata kembali kelengkapan dokumen administrasi SPj agar berjalan lebih baik dan optimal.

Pada proses habituasi di Diskominfo, Fajerianti menyebutkan ada 5 hal yang menjadi perhatian, yaitu kurangnya sistem inventarisasi aset, belum optimalnya pelaksanaan penyetoran SPj, belum optimalnya pemeliharaan aset, belum optimalnya pemverifikasian kelengkapan dokumen SPj, serta kurang efektifnya pengarsipan dokumen SPj.

Ia mengatakan, pengoptimalan kelengkapan dokumen SPj dapat menciptakan sebuah sistem administrasi yang lebih baik. “Aktualisasi ini adalah upaya kami mengoptimalkan kelengkapan dokumen agar tertata dengan baik serta memenuhi kelengkapan yang dibutuhkan,” kata Fajerianti, usai Seminar Rancangan Aktualisasi di Makassar, Kamis (8/12/2022).

Dengan mengangkat core issu “belum optimalnya pemverifikasian dokumen administrasi kelengkapan SPj” pada pelaksanaan aktualisasi, maka proses habituasi yang ia lakukan di tempat kerja dapat membentuk dirinya sebagai ASN yang memegang teguh nilai-nilai dasar ASN BERAKHLAK, seperti Manajemen ASN dan Smart ASN.

Ia menambahkan, proses habituasi adalah cara pembiasaan diri untuk membentuk karakter, mental dan pola pikir ASN sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan pelayan publik. ”Harapannya agar pekerjaan yang saya lakukan lebih efektif, efisien, terbangunnya hubungan baik dengan pimpinan, rekan kerja dan paling utama masyarakat,” pungkasnya. (lh/jal)

Previous Post

Kopi Arabika Mamasa Pernah Dikenal di Eropa

Next Post

Dinkes Provinsi Sulsel Tarik 10 Tenaga Pendamping Gizi Desa di Kabupaten Luwu Utara

Next Post

Dinkes Provinsi Sulsel Tarik 10 Tenaga Pendamping Gizi Desa di Kabupaten Luwu Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In