• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Sukses di Gowa, Yayasan Hadji Kalla Lanjutkan Program Bantuan Bibit Alpukat di Bantaeng

by
01.12.2022
in Ekobis

BANTAENG.DAULATRAKYAT.ID.Setelah sukses terlaksana di Kabupaten Gowa, Yayasan Hadji Kalla (YHK) melanjutkan program pemberdayaan petani dengan memberikan bantuan bibit dan pohon alpukat di Kabupaten Bantaeng. Mereka memperoleh pembinaan dan pendampingan untuk mengembangkan kegiatan penanaman dan pembibitan alpukat varietas unggul di wilayah tersebut jelang akhir 2022.

Lokasi program yang bekerjasama dengan tim Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluhan Pertanian (UPT BPP) Uluere berada di Desa Bonto Daeng, Kecamatan Uluere. Jumlah pohon indukan yang diberikan kepada petani sebanyak 30 pohon dengan 2.000 biji untuk pembenihan mandiri persiapan batang bawah. Bantuan ini merupakan hasil dari pembibitan yang telah dihasilkan dari lokasi program sebelumnya di Malino, Kabupaten Gowa.

Perwakilan UPT BPP Uluere, Hendra, menjelaskan, dari beberapa kelompok tani yang ada di wilayah ini, Bangkeng Tabbing menjadi satu-satunya kelompok tani (poktan) yang lolos dalam screening. Mereka pun siap untuk menjalankan program pendampingan tersebut.

“Saya mewakili warga desa dan juga Kelompok Tani Bangkeng Tabbing mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Hadji Kalla karena telah memilih desa kami dalam program pemberdayaan ini. Tentunya bantuan ini membawa manfaat bagi desa yang nantinya juga dapat berdampak positif pada perekonomian desa,” ujarnya.

Sementara itu, Program Manager Bidang Economic & Social Care YHK, Erny Nurdin, mengatakan, pohon indukan alpukat varietas unggul dengan nama “Wina dan Kalibening” telah diberikan kepada poktan untuk ditanam. Keduanya cocok untuk ditanam di ketinggian 800 hingga 1.200 meter.

“Program ini bersifat pemberdayaan dan jangka panjang, para petani tidak hanya diberikan bibit secara cuma-cuma, namun diberikan tanggung jawab untuk bisa menghasilkan bibit serupa yang juga unggul agar bisa kembali digunakan oleh Yayasan Hadji Kalla menjalankan program yang sama di lokasi lain, seperti yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Gowa,” jelas Erny.

Untuk itu, YHK akan tetap melakukan pendampingan hingga beberapa tahun kedepan. Di masa yang akan datang, program ini pun dapat menjadi mercusuar baru dalam dunia pertanian di wilayah Indonesia Timur. Desa Bonto Daeng juga ditargetkan menjadi pusat pembibitan alpukat unggul di Sulawesi Selatan.

Previous Post

Wabup SM Hadiri Pengukuhan Pengurus IKAT Kabupaten Luwu Utara

Next Post

Raih Penghargaan Award SDGs 2022, Kapal Perempuan Dapat Ucapan Selamat

Next Post

Raih Penghargaan Award SDGs 2022, Kapal Perempuan Dapat Ucapan Selamat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In