• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Harga Cabai Rawit Fluktuatif,KPPU Gelar FGD di Hotel The Rinra Makassar

by
22.11.2022
in Ekobis, Life Style, News

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Menyikapi harga Cabai Rawit kepala Kanwil VI Komisi Persaingan Usaha (KPPU) Makassar menggelar Forum Group Discussion Market Study komoditas cabai rawit di Hotel The Rinra Senin (21/11/2022).

Ketua KPPU Kanwil VI Makassar Hilman Pujana mengatakan, dari riset pasar (market study) juga ditemukan bahwa petani mengalami disparitas harga hingga sampai ke konsumen cukup panjang.

Menurut Hilman jika melihat alur distribusi cabai, untuk memenuhi permintaan kebutuhan di wilayah Sulawesi Selatan.Namun komoditas cabe rawit di Sulsel ini juga untuk memenuhi permintaan di pulau lain.

Untuk itu kata dia pihaknya perlu merumuskan agar permintaan cabe Rawit pulau lain dapat terpenuhi.

Adapun langka-langkah yang bakal dilakukan KPPU antara lain pertama untuk petani.Ia meyakin harga yang fluktuatif memberatkan petani.

” Jadi saat harga murah mereka akan sangat sulit untuk memanen namun dari sisi konsumen kalau harga fluktuatif tinggi juga perlu dijaga angka inflasinya,”ungkap Hilman.

Sebagai lembaga yang memiliki tugas memantau harga dipasaran, KPPU akan melakukan rumusan dengan memberi saran dan pertimbangan sebagai output baik kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat apabila memang permasalahan ini sampai pada skala nasional.

Adapun terkait persaingan harga lanjut kata Hilman pihaknya akan melihat para pengepul berapa harga cabai rawit yang mereka pasarkan.

“Kita akan coba menentukan harga baik harga dari petani,distributor hingga sampai ke pasar.Saya kira harga-harga harus merata sampai ke hilir,”pungkas Hilman.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo, mengatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan KPPU guna memastikan harga Cabai Rawit di pasaran.

Hasnawaty Habibie Dinas Ketahanan Pangan Sulsel menambahkan kalau hampir semua komoditi ada di sentra produksi.Khusus Cabe Rawit kabupaten Enrekang,Gowa,dan Takalar adalah pemasok Cabe Rawit terbesar di Sulawesi Selatan.

Dalam FDG ini, hadir beberapa stakeholder seperti pemerintah daerah, kabupaten kota, Balai Karantina, BPS, Dinas Ketahanan Pangan, hingga petani untuk mencarikan solusi dalam masalah komoditas cabai rawit ini.(ninaanisa)

Previous Post

Kunker ke Selayar, Setiawan Aswad Kunjungi Tiga SMA Untuk Monitoring Smart School

Next Post

Mahasiswa UNM Gelar Baksos Kerjasama KKMSB Sulsel

Next Post

Mahasiswa UNM Gelar Baksos Kerjasama KKMSB Sulsel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In