• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

TRC BPBD Berperan Penting Dalam Masa Tanggap Bencana

by
15.10.2022
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat.id — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menegaskan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) harus berperan penting dalam masa tanggap bencana atau pada saat terjadi bencana.

Hal ini penting, mengingat TRC fungsi utamanya melaksanakan tugas secara cepat dan tepat sesuai dengan perkembangan kondisi bencana yang terjadi, termasuk melakukan assessment.

Untuk itu, kata Bupati Indah Putri Indriani, TRC harus dibekali kemampuan fisik yang mumpuni agar dapat melakukan tugasnya dengan baik dalam penanganan darurat kebencanaan.

“TRC itu butuh nyali, butuh sedikit nekat dalam tugasnya,” kata Indah saat membuka Pelatihan Pengembangan Kapasitas TRC-BPBD, Jumat (14/10/2022), di Halaman Kantor BPBD Lutra.

Orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara ini mengatakan bahwa pelatihan bagi TRC-BPBD ini menjadi sangat penting dalam rangka untuk meningkatkan indeks kapasitas daerah.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi. Jadi, kita harap yang ikut pelatihan harus betul-betul aktif dan dapat mengimplementasikannya di lapangan,” tegas Indah Putri Indriani.

“70 peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah aset besar yang kita miliki. Olehnya itu, saya minta peserta yang dilatih ini harus dijaga, dan dipastikan ia bisa berfungsi,” tegasnya lagi.

Pada kesempatan itu, Bupati yang dijuluki perempuan tangguh Luwu Utara ini menyampaikan apresiasi kepada BPBD Luwu Utara dan seluruh jajarannya atas terlaksananya kegiatan ini.

“Saya mengapresiasi apa yang kita lakukan hari ini dan berharap seluruh TRC-BPBD agar setelah mengikuti kegiatan ini memiliki kemampuan dan keberanian yang lebih,” harap dia.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Muslim Muktar, menyebutkan 70 peserta ini terdiri dari 15 ASN dan 55 non ASN.

“Maksud dan tujuan pelatihan ini, agar personil yang tergabung dalam TRC dapat melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat saat dilakukan tanggap darurat bencana,” ucap Muslim.

Pelatihan ini berlansung tiga hari, 14-16 Oktober 2022 di Halaman Kantor BPBD, dengan materi pelatihan teknis pertolongan di permukaan air (water rescue), teknik evakuasi titik rendah ke titik tinggi atau sebaliknya (vertical rescue), serta pengenalan dan simulasi. (lh/jal)

Previous Post

PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Pasca Banjir dan Longsor di Mamuju dan Toraja Utara

Next Post

Tri Ajak Gen Z di Makassar, untuk Jadi Bagian dari Generasi Happy

Next Post

Tri Ajak Gen Z di Makassar, untuk Jadi Bagian dari Generasi Happy

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In