• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Bank Indonesia Catat September 2022, Sulsel Alami Inflasi Sebesar 1,12%

by
11.10.2022
in Ekobis, Life Style, News

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Pada September 2022, Sulawesi Selatan mengalami inflasi bulanan sebesar 1,12% (mtm) atau lebih rendah dibandingkan nasional yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,17% (mtm). Secara spasial, dari 5 kota IHK (Bulukumba, Makassar, Palopo, Pare-pare, dan Watampone) di Sulawesi Selatan, Kota Palopo merupakan daerah yang mengalami inflasi bulanan tertinggi sebesar 1,74% (mtm), sedangkan inflasi bulanan terendah dialami oleh Kota Watampone sebesar 0,92% (mtm).

Secara tahun kalender, inflasi Sulawesi Selatan tercatat sebesar 4,95% (ytd), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,79% (ytd). Sementara itu, inflasi tahunan Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) tercatat sebesar 6,35% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Causa Imam Karana mengatakan Inflasi Bulanan di Sulawesi Selatan pada September 2022 terutama disumbang oleh Kelompok Transportasi dan Kelompok Pendidikan dengan andil inflasi masing-masing sebesar 1,15% dan 0,06% (mtm).

Disebutkan Inflasi Kelompok Transportasi sebesar 9,85% (mtm) dipengaruhi oleh kebijakan pengalihan subsidi BBM yang berdampak pada kenaikan tarif angkutan dalam kota, kendaraan roda 2 dan roda 4 online. Inflasi pada Kelompok Pendidikan sebesar 1,62% disebabkan oleh meningkatnya biaya perguruan tinggi.

“Sementara itu, inflasi lebih dalam tertahan oleh deflasi pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil sebesar -0,19% (mtm). Deflasi pada Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar -0,63% (mtm) dipengaruhi oleh penurunan harga beberapa komoditas pangan, di antaranya bawang merah, tomat, minyak goreng, ikan layang, dan cabai rawit,”sebutnya.

Bank Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholders terkait lainnya lewat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menjaga stabilitas inflasi di Sulawesi Selatan pada tahun 2022.

“Kegiatan pasar murah dan operasi pasar serta pemantauan harga terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas di pasar. Risiko tekanan harga akibat gangguan rantai pasok global akan terus diwaspadai oleh TPID Sulawesi Selatan,”pungkasnya.

Previous Post

Telkomsel Hadirkan Halo+, Paket Lengkap untuk Kenyamanan Akses Telepon, SMS dan Internetan

Next Post

Pemda Lutra dan Unanda Palopo Jalin Kerjasama Dunia Usaha Revegetasi Jeruk Malangke

Next Post

Pemda Lutra dan Unanda Palopo Jalin Kerjasama Dunia Usaha Revegetasi Jeruk Malangke

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In