• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Kembangkan Potensi Daerah, Pemprov Sulbar-Jateng Jalin Kerjasama

by
04.10.2022
in Berita

SEMARANG.daulatrakyat.id — Pemprov Sulbar- Pemprov Jateng jalin kerjasama dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 3 Oktober 2022.
Kerjasama ini melingkupi berbagai program strategis di masing-masing provinsi.

Menurut Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik kerjasama kedua belah pihak berorientasi pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayan Sulawesi Barat.

Salah satu program prioritas yang akan ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak adalah penanganan stunting, serta kolaborasi pada pembangunan ekonomi daerah.

Kerjasama kedua belah pihak akan segera berdiskusi dan mengeksplorasi terkait dengan potensi-potensi yang bisa dikerjasamakan kedepannya.

“Apa yang bisa kita adopsi di Sulbar, kita pelajari lebih lanjut,” sebut Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti kerjasama itu, misalnya dalam program penanganan stunting.

Menurut Ganjar dalam penggunaan APBD Jateng dilakukan secara efisiensi dengan model digitalisasi.

Upaya efisiensi APBD, ujarnya salah satunya dapat diwujudkan melalui SMK Boarding School.

Otonomi daerah, menurut Ganjar pada dasarnya adalah mendorong kemandirian dan kerjasama, termasuk perdagangan antara daerah.

Dalam pengembangan daerah di Sulbar, misalnya perdagangan antar daerah, lalu dalam aspek pendidikan dapat memberikan anak-anak akses pendidikan yang terjangkau.

Dalam mendorong semua itu, tentu peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dapat memberikan fasilitasi permodalan kepada pelaku usaha kecil, mikro dan menengah.

Selain itu, sebut Ganjar peran Baznas di Jawa Tengah dioptimalkan, misalnya kalau ada permasalahan yang membutuhkan biaya, maka Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) adalah pihak pertama yang diajak untuk melakukan penanganan.

“Kalau Baznas tidak ada, pake sumber pembiayaan lain, terakhir dari kantong gubernur. Semua pajak pendapatan ASN masuk Baznas lalu dioptimalkan,” ujar Ganjar.

Bahkan dalam waktu dekat Ganjar Pranowo akan melakukan kunjungan balasan ke Sulbar yang direncanakan pada Senin, pekan depan. Kunjungan ini juga merupakan upaya membentuk semacam sister province antara Sulbar dan Jateng. (rls/dr)

Previous Post

Kapolres Luwu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2022

Next Post

Meriahkan HUT. Ke-77 PMI Gelar Perkemahan Jumbara PMR III Se Kab. Lutra

Next Post

Meriahkan HUT. Ke-77 PMI Gelar Perkemahan Jumbara PMR III Se Kab. Lutra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In