• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Agustus Sulawesi Selatan Alami Deflasi Sebesar -0,27 Persen

by
07.09.2022
in Ekobis, Life Style, News

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Pada Agustus 2022, Sulawesi Selatan mengalami deflasi sebesar -0,27% (mtm) atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,12% (mtm).

Secara spasial, dari 5 kota IHK (Bulukumba, Makassar, Palopo, Pare-pare, dan Watampone) di Sulawesi Selatan, Kota Palopo merupakan satu-satunya daerah yang mengalami inflasi bulanan sebesar 0,26%, sedangkan deflasi bulanan terdalam dialami oleh Kota Watampone sebesar-0,69% (mtm). Secara tahun kalender, inflasi Sulawesi Selatan tercatat sebesar 3,79% (ytd), menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,07% (ytd). Sementara itu, inflasi tahunan Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) tercatat sebesar 5,03% (yoy).

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel
Fadjar Marjadi mengatakan Deflasi bulanan di Sulawesi Selatan utamanya disumbang oleh Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Kelompok Transportasi dengan andil deflasi masing-masing sebesar -0,25% dan -0,12% (%mtm). Deflasi Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang tercatat sebesar -0,81% dipengaruhi oleh penurunan harga bawang merah, cabai rawit, minyak goreng, daging ayam ras, dan cabai merah.

Sementara itu, deflasi Kelompok Transportasi yang tercatat sebesar -1,02% disebabkan oleh penurunan harga tarif angkutan udara dipengaruhi oleh penurunan permintaan pasca libur dan harga avtur dunia. Deflasi lebih dalam tertahan oleh inflasi pada Kelompok Pakaian dan Alas Kaki dan Kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga yang masing-masing memiliki andil inflasi sebesar 0,03% dan 0,02% (mtm).

Dijelaskan dalam rangka menguatkan langkah-langkah pengendalian inflasi pangan dari sisi supply, Bank Indonesia bersinergi dengan Kementrian/Lembaga (K/L) dan stakeholder lainnya untuk melaksanakan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). GNPIP berlandaskan strategi 4K yang lebih integratif, masif, serta berdampak nasional diharapkan dapat menahan laju inflasi yang terus meningkat.

“Proses pemulihan ekonomi yang terus berlanjut diperkirakan akan memberikan kontribusi terhadap tekanan inflasi di Sulawesi Selatan. Risiko tekanan harga dari inflasi impor akibat gangguan rantai pasokan global akibat situasi geopolitik di Eropa dan Taiwan masih perlu diwaspadai,”ungkapnya.

Kedepan kata dia inflasi Sulawesi Selatan diperkirakan terkendali seiring dengan upaya yang dilakukan oleh TPID Sulawesi Selatan dalam menjaga kestabilan harga baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Previous Post

Kapolsek Bone-Bone Tunjukkan Kerjasama dengan Forkopimcam Tanalili Dalam Laksanakan FGD

Next Post

PLN Kenalkan Kopi Terbaik Sulawesi Selatan di Jogja Coffee Week #2

Next Post

PLN Kenalkan Kopi Terbaik Sulawesi Selatan di Jogja Coffee Week #2

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In