• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

UKW Sekaligus Ujian Integritas Wartawan

by
28.06.2022
in Opini

Oleh : Mursalim Majid ( Wakil Ketua PWI Sulbar)

Tak hanya segedar menguji profesionalitas seorang wartawan sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki seorang yang bekerja di bidang jurnalistik.

Syarat formalitas inilah yang menjadi bekal seorang pekerja pers dalam mengarungi lautan profesi, hingga benar – benar disebut profesional.

Kompetensi yang dimiliki seorang wartawan menjadi barometer formal bagi seorang wartawan. Khususnya dalam aspek pekerjaan dalam dunia wartawan. Artinya kompetensi itu manjadi satu pengakuan formal.

Sejatinya seorang yang sudah kompeten harus mampu merekontruksi sikap dan prilakunya sebagai seorang wartawan yang profesional.

Memahami tugas – tugas profesinya dengan baik. Mencerminkan atitude yang baik terhadap siapa saja. Lebih kepada narasumber.

Selalu bersikap profesional, dan tunduk pada etika profesi yang melekat dalam dirinya. Sebab etika profesi ( KEJ ) merupakan cermin moral seorang wartawan dalam menjalankan tugas – tugas kewartawanan.

Karena itu, integritas dan moralitas menjadi payung yang harus dijunjung tinggi. Hingga nilai kompetensi yang melekat dalam profesinya menjadi aura dan melahirkan satu nilai penghargaan di mata publik.

Jadi kompetensi tak hanya selesai pada narasi yang enak didengar ditelinga. Kembali pada subtansi tujuan awal makna dari kompentensi itu sendiri.

Alngkah sempurnanya, jika kemampuan ditunjang dengan nilai – nilai moral yang baik, mampu memelihara profesinya dengan baik sebagai satu amanah, khalifah di muka bumi.

Bukan segedar gaya – gayaan atau prestise yang akan mencederai profesinya sendiri. Harus menjaga marwa profesi yang telah diraihnya setelah dinyatakan kompeten.

Dengan demikian, integritas menjadi panglima yang urgen. Karena integritas itu sangat erat dengan kejujuran, dan kejujuran itu sangat dekat nilai spritual seseorang.

Nilai spritual inilah yang mempu mengontrol semua ruang gerak sang wartawan itu sendiri. Artinya integritas akan terjaga jika spritual itu terjaga.

Selebihnya kembali pada individu wartawan itu sendiri. Jika ingin bernilai jaga dan hargailah profesimu. Kita mengharapkan wartawan kedepan terus menjaga integritas lewat uji kompetesi.(*)

Previous Post

Walikota Palopo Lantik Pengurus Mesjid Agung Periode Tahun 2022-2025

Next Post

Dispar Makassar Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Next Post

Dispar Makassar Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In