• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Kapal Perempuan dan YKPM Perkuat Jaringan Terkait Gedsi di Sulbar

by
26.05.2022
in Berita

Mamuju.daulatrakyat.id- Keadilan sosial merupakan hak bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti yang diamanatkan sila ke-5 Pancasila.

Hal itulah yang mendorong Kapal Perempuan dan YKPM terus membangun jaringan melalui diskusi antar lembaga yang digelar di Warkop Merdeka, Rabu, 25 Mei 202

Progran tersebut merupakan program AIPTIS kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Kementerian Bappenas.

Direktur YKPM Muliyadi Prayitno menggambarkan ada 6 point penting dalam mengkampanyekan dan mensosialikannya ke masyarakat.

Pertama, memastikan bahwa kelompok marginal perempuan miskin memiliki identitas hukum sebagai warga negara seperti, KTP, dan identitas lainnya.

Hal ini, sebut Muliyadi Prayitno menjadi penting dalam kepastian identitas hukum dalam mendapatkan bantuan sosial.

Kedua, memastikan kelompok tersebut mendapatkan perlindungan sosial, sehingga mendapatkan hak – haknya sebagai warga negara.

Ketiga, terus mensosialisasikan tentang Undan – Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual ( TPKS ) . Mengingat banyaknya kekerasan seksual seperti pemberitaan media yang berbasis gender.

” Mereka tidak sadar bahwa itu kekerasan seksual,” ujarnya

Keempat, memastikan bahwa tidak ada lagi perkawinan anak atau terus – menerus mengkampanyekan stop perkawinan anak. Seperti yang terjadi di Taan, Tapalang. Karena menurutnya di Sulbar ini masih sangat banyak.

Kelima, kata Muliyadi adalah memastikan patisipasi perempuan khususnya kelompok disabilitas dan lansia terlibat dalam proses pembangunan yang biasa disebut sosial iklusi atau Gedsi ( Gender Equality dan Disabilitas sosial inclusi )

Point terakhir, menurut Muliyadi adalah mendorong agar Undang – Undang KDRT bisa optimal dan berani melaporkan jika terjadi KDRT

Dengan demikian, Muliyadi Prayitno menegaskan bahwa jaringan ini untuk memperkuat data di desa, sehingga data yang ada di Desa yang disebut desa iklusi dapat disandingkan dengan data yang ada di Pemerintah Daerah.

” Jadi itulah 6 point yang menjadi subtansi dalam memperkuat data Gedsi ,” pungkasnya. ( Lim/dr)

Previous Post

Pertama Buat Sejarah, SMSI Riau Gelar Rakerda dan Bimtek di Yogyakarta

Next Post

Bupati Luwu Utara Secara Virtual Laksanakan Program KickOff dan Sasar 20 SD Inti di 5 Kecamatan

Next Post

Bupati Luwu Utara Secara Virtual Laksanakan Program KickOff dan Sasar 20 SD Inti di 5 Kecamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In