• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Sebanyak 40 Desa Tersebar di 12 Kecamatan di Luwu Utara Jadi Lokus Penanganan Stunting

by
26.03.2022
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat.id — Sebanyak 40 desa di Kabupaten Luwu Utara yang tersebar di 12 kecamatan ditetapkan menjadi lokus penanganan stunting pada 2023. Penetapan lokus stunting dihasilkan dalam sebuah Workshop Analisis Situasi Program Percepatan Penurunan Stunting yang digelar Bappelitbangda Luwu Utara pada 23 Maret 2022 kemarin.

Kepala Bappelitbangda, Alauddin Sukri, mengatakan, pemerintah menjadikan pencegahan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. ”Pemerintah menargetkan untuk menurunkan prevalensi stunting dari 30,8% pada 2018 menjadi 14% pada 2024,” kata Alauddin saat membuka Workshop Analisis Situasi Program Percepatan Penurunan Stunting

Dikatakan Alauddin, untuk mencapai target itu, pemerintah telah menyusun strategi nasional percepatan pencegahan stunting yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi semua pihak di tingkat pusat, daerah hingga desa dalam melakukan percepatan pencegahan stunting.

“Salah satu pilar penting yang perlu dilakukan dalam penanganan stunting adalah konvergensi antarprogram yang berasal dari berbagai sumber pembiayaan, baik APBN, APBD provinsi, APBD Kabupaten maupun APBDes,” terang dia.

Kenapa ini penting? Alauddin beralasan bahwa konvergensi mutlak memang diperlukan. Sebab, kata dia, tanpa adanya konvergensi antarprogram, upaya melakukan percepatan pencegahan stunting akan tidak maksimal.

“Percepatan penurunan stunting akan lebih efektif apabila intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif dilakukan secara konvergen di tingkat kabupaten sampai desa,” tandas Alauddin, sembari menyebutkan bahwa intervensi gizi spesifik menyasar penyebab langsung stunting yang meliputi kurangnya asupan makanan dan gizi serta penyakit infeksi lainnya. (lh/jal/dr)

Previous Post

Aplikasi Midi Kriing mudahkan Konsumen Alfamidi untuk Berbelanja tanpa harus ke Toko

Next Post

Gelar Pelatihan, Jasa Raharja Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM Bidang Manajemen Risiko

Next Post

Gelar Pelatihan, Jasa Raharja Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM Bidang Manajemen Risiko

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In