• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Inflasi Sulawesi Selatan Februari 2022 Tercatat Sebesar 2,31% Year On Year

by
02.03.2022
in Ekobis

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID. Pada Februari 2022, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami inflasi tahunan sebesar 2,31% (yoy) atau berada dalam sasaran inflasi nasional tahun 2022 yaitu 3,0±1%.

Secara bulanan alias mounth to mounth (mtm) Sulsel
mengalami deflasi sebesar -0,04% (mtm) atau lebih rendah dibandingkan inflasi pada Januari 2022 yang tercatat sebesar 0,57% (mtm).

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel Iman Causa Karana mengatakan dari 5 kota Indeks Harga Komulatif (IHK) di Sulsel (Bulukumba, Makassar, Palopo, Pare-pare, dan Watampone), inflasi spasial tertinggi dialami oleh Kabupaten Watampone sebesar 0,15% (mtm), sedangkan deflasi tertinggi dialami oleh Kabupaten Bulukumba yaitu sebesar -0,26% (mtm). Sementara itu, secara tahun kalender, inflasi Sulsel tercatat sebesar 0,53% (ytd).

Secara bulanan kata dia deflasi di Sulsel utamanya disumbang oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau; Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan; dan Kesehatan dengan besaran deflasi masing-masing sebesar -0,40%; -0,05%; dan -0,02% (mtm).

“Deflasi yang lebih dalam di bulan ini tertahan oleh inflasi dari Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya; Rekreasi, Olahraga, dan Budaya; Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin rumah tangga dengan inflasi masing-masing sebesar 0,46%; 0,21%; dan 0,19% (mtm),”sebut pak Cik sapaannya.

Adapun deflasi Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau memiliki andil deflasi sebesar -0,12% yang utamanya dipengaruhi oleh turunnya harga cabai rawit, telur ayam ras, minyak goreng, cabai merah, dan kacang panjang.

Disebutkan deflasi pada kelompok makanan disebabkan oleh masuknya pasokan cabai rawit, cabai merah, dan telur ayam ras yang berlimpah pasca panen. Penurunan harga minyak goreng utamanya disebabkan oleh Permendag No.6 Tahun 2022 terkait penetapan harga eceran tertinggi minyak goreng sawit dan mulai masuknya pasokan minyak goreng sawit di Sulsel.

Di sisi lain lanjut dia deflasi Kelompok Makanan lebih dalam tertahan oleh kenaikan harga bawang merah, gula pasir, air kemasan, ikan cakalang, dan tempe.

Dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi tahun 2022, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Selatan terus bersinergi menjalankan strategi 4K (Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi Efektif).

“Upaya pemantauan harga dan operasi pasar khususnya untuk komoditas penyumbang inflasi utama terus dilakukan bersama Satgas Pangan dan Dinas terkait dalam rangka menjaga kestabilan harga pangan maupun komoditas strategis lainnya,”pungkasnya.(ninannisa)

Previous Post

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2022 Fokus Keselamatan Pengguna Jalan

Next Post

50 Tahun Basarnas Digelar Sederhana dan Virtual,Ini Harapan Djunaidi

Next Post

50 Tahun Basarnas Digelar Sederhana dan Virtual,Ini Harapan Djunaidi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In