• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Seluas 93 Hektar Persawahan di Desa Batang Tongka Jadi Lahan Tidur

by
29.01.2022
in Berita
Seluas 93 hekto are lahan persawahan didesa Batang Tongka jadi lahan tidur

Luwu Utara, daulatrakyat.id — Seluas 93 hektar lahan persawahan di dusun Marobo, desa Batang Tongka, kecamatan Bone-Bone, kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan kini menjadi lahan tidur (non produktif)

Lahan tersebut menjadi lahan tidur sejak tahun 2015 sampai tahun ini (2022). Menjadi lahan tidur akibat bencana alam yang sering melanda di wilayah tersebut yaitu perluapan air sungai kanjiro pada saat musim hujan.

Kepala Desa Batang Tongka Warkah mengatakan, ini bisa berdampak kemiskinan dan rawan pangan kepada masyarakat sekitar.

“Akibat bencana alam perluapan air sungai Kanjiro dimusin hujan, karena airnya meluap keatas lahan tersebut, ketika ini biarkan kasihan masyarakat disana dan ini sangat berdampak pada kemiskinan dan rawan pangan,” kata Kades Batang Tongka Warkah, diruang kerjanya, Jumat (28/01).

Warkah menuturkan, untuk menghidupkan lahan tersebut masyarakat membutuhkan pembuatan tanggul sekaligus pembangunan badan jalan tani untuk menahan luapan air sungai

“Yang kami sangat butuhkan pembangunan tanggul sekaligus jalan tani sebagai penahan luapan air sungai Kanjiro disekitar wilayah persawahan dan pemukiman warga dan pembangunan pintu pengatur air diwilayah perswahan,”tutur Warkah

Ia berharap kepada dinas terkait agar permintaan masyarakatnya bisa direalisasikan.

“Hal ini sudah kami kordinasikan kepada Sekda Kabupaten Luwu Utara, kami berharap agar apa yang kami utarakan bisa direalisasikan, karena demi memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dan bisa mengurangi dampak rawan pangan kepada masyarakat,”harap Warkah

Warkah menambahkan, ketika lahan tersebut terbangun maka masyarakat disekitar bisa berpenghasilan sampai jutaan rupiah persatu kali panen.

“Masyarakat bisa panen dalam satu tahun dua kali, hitungan kami dalam satu hekta are itu bisa berpenghasilan 1,5 sampai 2 ton, dikali harga gabah sekarang,”imbuhnya.(jal)

Previous Post

SDN 58 Salolo Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Didik Usia 6-11 Tahun

Next Post

Mursalim Resmi Jadi Camat Malangke

Next Post

Mursalim Resmi Jadi Camat Malangke

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In