• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Guru Sekolah Islam Athirah Jadi Peserta Chinese Bridge

by
19.01.2022
in Pendidikan

Sejumlah guru Sekolah Islam Athirah mengikuti program pertukaran delegasi online Chinese Bridge yang bertajuk ‘Kampung Halaman Para Selebritas Sejarah dan Pesona Hunan-Kelas Apresiasi dan Pengalaman Budaya Sulaiman Hunan’.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Bahasa Asing Dalian itu secara resmi pada dibuka pada Senin (17/1) di Museum Seni Bordir Yifeishan Provinsi Hunan, Tiongkok dan diikuti delegasi dari empat negara, satu di antaranya Indonesia.

“Kegiatan ini mencakup berbagai pengetahuan tentang sulaman Hunan, termasuk pengenalan singkat tentang sulaman Tiongkok, tinjauan umum dasar sulaman Hunan, pengenalan singkat tentang sulaman etnik minoritas Tiongkok, dan kelas tentang teknik sulaman Hunan,” kata Ketua Panitia Chinese Bridge, Jiang Xiangling melalui keterangan tertulis pada Senin (17/1).

Guru Sekolah Islam Athirah yang turut menjadi delegasi kegiatan itu berjumlah 15 orang. Mereka pengajar dari beberapa disiplin ilmu.

Staf Departemen Hubungan Masyarakat Sekolah Islam Athirah, Ismia Muksidar, S.Pd. M.Ed. mengatakan, keikutsertaan sejumlah guru dalam kegiatan Chinese Bridge merupakan sebuah kebanggaan karena kegiatan tersebut dihelat dengan skala international.

“Kami sangat bangga, kami mendapat pengalaman baru, apalagi kegiatan ini berskala internasional yang tidak semua orang memiliki kesempatan,” ujar Ismi yang turut menjadi peserta.

Ismi juga memuji penyelenggara Chinese Bridge, pasalnya alat dan bahan yang dibutuhkan oleh peserta, ditanggung sepenuhnya oleh penyelenggara alias gratis.

“Ini kan materinya tentang menyulam, kita dibekali materi, dilanjutkan praktik, peralatan yang dibutuhkan berupa jarum, benang, kain, dan gunting, itu disiapkan oleh panitianya,” imbuh Ismi.

Sementara itu, peserta Chinese Bridge lainnya, Musyorafah, S.S., Gr. berharap kegiatan itu dapat memberikan keterampilan baru pada dirinya, baik keterampilan menyulam, maupun keterampilan menggunakan bahasa Mandarin.

“Semoga ada skill baru, kalaupun tidak mahir, setidaknya saya mendapatkan ilmunya,” ucapnya

“Bukan hanya menyulam yang diajarkan, kita juga diajarkan dasar-dasar bahasa Mandarin,” tutupnya.

Chinese Bridge diselenggarakan oleh Universitas Bahasa Asing Dalian dan disponsori oleh Pusat Kerja Sama dan Pertukaran Bahasa dan Budaya Sino-Asing Kementerian Pendidikan Tiongkok. Kegiatan itu berlangsung secara daring selama empat hari, mulai 17 hingga 21 Januari 2022.

Previous Post

Tenant Beauty Hingga House Living Tawarkan Promo Buy One Get One dan Diskon 50% di NIPAH

Next Post

KNPI Sulsel Respon Positif Pengesahan UU IKN

Next Post

KNPI Sulsel Respon Positif Pengesahan UU IKN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In