• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Bapenda Luwu Kolaborasi Bank Sulselbar Luncurkan Aplikasi Simpada

by
29.12.2021
in Berita

Luwu daulatrakyat.id – Demi optimalisasi dan tertibnya administrasi pengelolaan pendapatan daerah di Kabupaten Luwu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu berkolaborasi dengan PT. Bank Sulselbar Cabang Belopa akan melaksanakan Launching Sistem Informasi Manajemen Pajak dan Retribusi Daerah (SIMPADA) di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu Kecamatan Belopa Utara, Senin (27/12/2021).

Selain unsur Pemerintah Daerah, Launching Aplikasi Simpada ini juga diikuti oleh masyarakat terutama para pelaku usaha.

Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang dalam sambutannya mengatakan bahwa aplikasi Simpada ini adalah sistem yang dibuat atas kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu dengan PT. Bank Sulselbar yang digunakan untuk mengelola data penerimaan pajak secara realtime sehingga dapat mempermudah pemerintah memonitoring pencapaian penerimaan pajak daerah.

“Diharapkan dengan adanya sistem ini, dapat meningkatkan pengawasan optimalisasi pajak dan retribusi daerah sehingga dapat mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta dapat membantu dan memudahkan masyarakat dalam hal transaksi pembayaran pajak dan retribusi daerah,” jelas H Basmin Mattayang

Aplikasi Simpada yang diterapkan ini bertujuan, selain membantu pemerintah daerah melakukan pemantauan penerimaan daerah atas pajak dan retribusi daerah, juga dapat mempermudah wajib pajak untuk melakukan pendaftaran, melaporkan dan membayar pajaknya secara mandiri.

“Aplikasi ini sebagai langkah untuk mewujudkan sistem digitalisasi pembayaran yang akuntabel dan transparan,” kata H Basmin Mattayang

Mewakili Direktur Operasional dan IT PT. Bank Sulselbar, Pemimpin Divisi Teknologi dan Informasi, Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa ini sebuah momentum membangun sebuah ekosistem menuju percepatan dan perluasan digital daerah yang dikenal dengan P2DD

“Momentum hari ini adalah sebuah rangkaian perjalanan dari bagian roadmap pembangunan ekosistem tatakelola pemda di Kabupaten Luwu. Diawali dengan pengembangan tatakelola sistem pembayaran atau pengeluaran pemda dengan penggunaan E-SP2D online dan telah menciptakan tatakelola pembukuan non tunai,” Jelas Muhammad Iqbal

Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan tata kelola disisi penerimaan dengan penempatan alat rekam transaksi di lokasi-lokasi usaha wapu (wajib pungut) sebagai bagian dari perbandingan data penerimaan pajak hotel restaurant, hiburan dan parkir yang diinisiasi oleh tim korsupgah wilayah VIII.

“Alhamdulillah dapat kami laporkan ke bapak Bupati bahwa Kabupaten Luwu masuk dalam kategori 10 daerah teraktif melakukan pengawasan penggunaan alat tersebut,” lanjutnya

Menurutnya, hal ini menjadi modal besar pemerintah Kabupaten Luwu untuk memulai proses transformasi digital pengelolaan penerimaan, karena modal dasar dari sebuah transformasi adalah keinginan yang kuat dimulai dari Kepala Daerah sampai ketataran pelaksana, kolaborasi, sinergitas yang telah terbentuk dengan kuat di Kabupaten Luwu.

“Aplikasi Simpada ini merupakan sebuah platform sistem yang mempunyai 2 fungsi utama, yakni sebagai pengelola database, dimulai dari pendaftaran, pelaporan, penetapan, pembuatan kode billing sampai dengan penyajian laporan. Simpada juga memiliki fungsi API (aplication procesing interface) yang bisa menghubungkan Simpada dengan sistem lainnya.

Dalam acara tersebut, dilakukan pula penyerahan perhargaan kepada OPD yang berprestasi dalam mencapai realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah. OPD yang menerima penghargaan tersebut antara lain adalah Bappelitbangda, Dinas Kominfo, Dinas Pariwisata dan Dinas Perdagangan. Sementara Badan Pendapatan Daerah mendapat penghargaan kategori BPHTB.

Kecamatan Lamasi, Larompong dan Bastem mendapat penghargaan kategori pendapatan pajak sektor PBB-P2. Penghargaan Lainnya diberikan kepada PLN Cabang Belopa (Kategori PPJ). Hotel Belia, Warkop Topoka, Rumah bernyanyi Virgo, Wisma Karmila dan salah seorang wajib pajak bernama Mansyur mendapat penghargaan sebagai wajib pajak yang taat dan patuh dalam membayar pajak.

Penyerahan penghargaan diberikan secara langsung oleh Bupati Luwu didampingi oleh Pemimpin Divisi Teknologi dan Informasi PT. Bank Sulselbar Pusat, Muhammad Iqbal, Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Belopa, Multasanti Rahim dan Kepala Bapenda Kabupaten Luwu, Muh Rudi yang disaksikan oleh para anggota Forkopimda.

Previous Post

Evaluasi Capaian Kinerja 2021, Pemkab Luwu Laksanakan Rakor Pengelolaan Keuangan Daerah

Next Post

Luwu Resmi Miliki Sirkuit Motocross Permanen Pertama Di Sulsel

Next Post

Luwu Resmi Miliki Sirkuit Motocross Permanen Pertama Di Sulsel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In